Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomePendidikanTak Sulit bagi Pelaku UMKM untuk Menulis Buku, Ini 3 Syarat Utama

Tak Sulit bagi Pelaku UMKM untuk Menulis Buku, Ini 3 Syarat Utama

BERNASNEWS.COM – Psychowriter Dr Muhsin Kalida SAg MA MPd mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi siapa pun untuk tidak menulis buku. Sebab menulis buku tidak sulit sehingga siapa pun bisa menulis buku, termasuk pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

Dalam talkshow dengan tema Promosikan Produkmu Lewat Menulis di sela-sela acara Pameran Seni Lukis Jiwa Pancasila di Hartono Mall, Sabtu (26/6/2021), Muhsin Kalida mengatakan bahwa ada 3 syarat yang paling utama untuk menulis yakni hadirkan ide, ciptakan mood dan action (tulis).

Selain itu, memiliki motivasi untuk menulis. Ide bisa hadir dengan mudah dan cepat. “Apabila muncul ide di manapun berada
maka harus segera ditulis, agar tidak hilang,” kata pegiat Literasi Nasional ini.

Muhsin Kalida mengaku saat menyetir mobil tiba-tiba muncul ide, maka langsung menghentikan mobil untuk menuliskan ide yang muncul dan kemudian baru melanjutkan perjalanan.
   
Dosen UIN Sunan Kalihaga Yogyakarta yang sudah menghasilkan 20 buku ini meminta para peserta talkshow untuk menuliskan jumlah benda yang dilihat dan disentuh selama dua jam terakhir. Dari tulisan itu dipilih tiga benda yang dekat di hati dan pilih dari tiga benda tersebut yang paling dekat di hati.

Ternyata, menurut Kalida, kebanyakan menuliskan benda yang paling dekat di hati adalah Handphone. Dari ide Handphone tersebut, kata Kalida, akan bisa ditulis tentang sejarah handphone dan lain-lain.

Psychowriter Dr Muhsin Kalida SAg MA MPd tampil sebagai narasumber dalam talkshow di Hartono Mall, Sabtu (26/6/2021). Foto : kiriman Krisamyono Mukti

Demikian pula untuk pelaku UMKM bisa menulis tentang apa yang paling dekat dengan UMKM, misalnya apa yang diproduksi. Sehingga dalam dua bulan ke depan akan menghasilkan karya populer dari usahanya masing-masing. Karena itu ia berharap setelah talkshow ini dibentuk kelas menulis, misalnya untuk 20 pelaku UMKM. Masing-masing menuliskan produknya. “Saya berharap tidak lebih dari dua bulan bisa menghasilkan sebuah buku yang dibuat bareng-bareng,” tuturnya.

Menurut Kalida, seringkali orang menunggu mood untuk menulis. Padahal mood itu tidak bisa ditunggu, melainkan harus diciptakan. Sementara cara menghadirkan mood untuk menuliskan yang baik adalah “tulis”. Karena itu tidak ada alasan bagi siapa pun untuk mengatakan sulit untuk menulis.

“Apapaun profesinya bisa menulis. Setiap anggota UMKM punya produk, mulailah dari produk yang disukai, misalnya dari awal cara memilih tepung, memasaknya dan seterusnya. Dari tulisan tersebut lalu dibaca sampai lima kali, tulisan sudah jadi,” kata Muhsin Kalida. (krisamyono mukti)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments