Home News Tahun Baru 2021 Ganti Materai Baru Rp 10.000, Cek Fakta Materai Lama...

Tahun Baru 2021 Ganti Materai Baru Rp 10.000, Cek Fakta Materai Lama Masih Bisa Digunakan

8663
0
Materai baru senilai Rp10.000 yang berlaku mulai tanggal, 1 Januari 2021. (Foto: Repro)

BERNASNEWS.COM — Mengawali tahun baru 2021 bagi dunia kerja, dalam bidang apapun tentu pertama kali adalah menyusun ulang kegiatan berdasarkan hasil refleksi pada tahun sebelumnya. Juga akan mencermati sebuah peluang atau pun kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah, terutama terkait birokrasi atau perundangan.

Salah satu kebijakan baru, adalah dengan telah disyahkan Undang Undang (UU) Bea Materai yang baru, Nomor 10 Tahun 2020 oleh DPR RI, tanggal 9 September 2020, menggantikan UU Nomor 13 Tahun 1985. Bea materai mulai tahun 2021 akan dikenakan tarif tunggal Rp10.000.

“UU Bea Materai yang baru berlaku mulai 1 Januari 2021. Namun, ada masa peralihan atau masa transisi bea meterai lama yang bernominal Rp3000 dan Rp6000 ke tarif baru,” jelas Direktur Jendral Pajak Suryo Utomo dalam acara Media Breifing Bersama Dirjen Pajak beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari laman www.kemenkeu.go.id.

Menurut Suryo Utomo, transisi memang untuk menghabiskan stok meterai yang belum terpakai. Tujuan tarif tunggal bea meterai ini adalah memberikan kesetaraan antara dokumen kertas dan elektronik. “Kedua, memberikan keberpihakan kepada  masyarakat dan UMKM dengan tarif yang relatif terjangkau,” ujarnya.

Flyer tentang penggunaan materai baru tahun 2021 dan materai lama dari Pos Indonesia yang beredar di medsos. (Foto: Repro)

Seperti yang telah diketahui, kegunaan materai Rp10.000 adalah untuk pembuatan dokumen yang menyatakan nominal di atas Rp5.000.000 atau transaksi pada e-commers di atas Rp5.000.000. Juga dokumen yang menerangkan suatu kejadian antara lain, surat perjanjian, surat keterangan/ surat pernyataan, atau surat lain yang sejenis berserta rangkapnya.

Selain itu, berlaku dalam pembuatan akta notaris beserta grosse, salinan dan kutipannya. Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah beserta salinan dan kutipannya, surat berharga dengan nama dan dalam bentuk apapun, dokumen transaksi surat berharga (dokumen transaksi kontrak berjangka), serta dokumen lelang.

Sementara VP Konsinyasi dan Filateli Pos Indonesia Meidiana Suyati, dalam suratnya tertanggal 8 Desember 2020, menyatakan, meterai desain lama masih dapat digunakan sampai dengan tanggal 31 Desember 2021. Dengan penggunaan nilai total meterai tempel yang dibubuhkan minimal Rp9000. Cara membubuhkan, a. 3 buah meterai Rp3.000, b. meterai Rp3.000 dan Rp6.000, c. Rp6.000 dan Rp6.000. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here