Home Pendidikan Syarat Pembelajaran Tatap Muka di DIY: Semua Guru dan Siswa Sudah Divaksin

Syarat Pembelajaran Tatap Muka di DIY: Semua Guru dan Siswa Sudah Divaksin

93
0
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji. Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka sekolah-sekolah di DIY tidak bisa dilakukan secara terburu-buruh. Syarat utama untuk bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka adalah semua guru dan siswa sudah divaksin.

“Kita tidak bisa buru-buru memutuskanuntuk memulai pembelajaran tatap muka. Sesuai dengan arahan Gubernur DIY, sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka adalah bila semu guru dan murid sudahdivaksin,” kata Kadarmanta Baskara Aji yang mewakili Wakil Gubernur DIY menyampaikan poin yang bisa menjadi pertimbangan dlm penyusunan Raperda Inisiatif DPRD DIY tentang Penanganan Covid-19 di DIY, Senin (6/9/2021) siang.

Menurut Baskara Aji, sampai 26 Agustus 2021 dari total 276.680 siswa/siswi jenjang SMA, SMK, SLB dan SMP di DIY, baru 64.156 siswa/siswi atau 23,19 persen yang sudah divaksin, sedangkan 212.524 siswa belum divaksin. Sementra jumlah pendidik yang sudah divaksin sebanyk 94,8 persen.

“Untuk pendidik SMA, SMK dan SLB sejumlah 12.267. Dari jumlah tersebut sebanyak 673 guru yang belum divaksin karena sakit dan penyintas. Pendidik yang belum tervaksin saat ini dalam proses vaksinasi,” kata mantan Kepala Dinas Dikpora DIY ini seperti dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Selasa (7/9/2021).

Sementara terkait dengan kesiapan sarana dan prasarana protokol kesehatan, menurut Baskara Aji, secara umum sekolah di DIY telah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka meski masih secara terbatas. Dalam proses mempersiapkan pembelajaran tatap muka, perlu ada persiapan yang harus dilakukan di antaranya sosialisasi mekanisme pembelajaran tatap muka ke orang tua, siswa, guru dan staf sekolah.

“Kesiapan sekolah memodifikasi ruang pembelajaran, waktu pembelajaran, jadwal dan materi; penyiapan lingkungan sekolah sesuai kriteria protokol kesehatan; indentifikasi/pemetaan kondisi kesehatan warga sekolah; dan adanya formulir persetujuan/izin dari orang tua siswa juga sudah disiapkan,” kata Baskara Aji. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here