Home Seni Budaya Syahdunya Ngopi Sembari Dengarkan Musik Keroncong di Kopi Keroncong Alkid

Syahdunya Ngopi Sembari Dengarkan Musik Keroncong di Kopi Keroncong Alkid

770
0
Coffe and Resto “Kopi Keroncong Alkid” , Jalan Patehan Lor, Alun-alun Kidul (Alkid), Yogykarta. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Bicara Alkid (Alun-alun Kidul) sebagai destinasi pariwisata tidak lepas dari kampung-kampung penyangga di sekitarnya. Alun-alun kagungan ndalem Kraton Yogyakarta kini telah menjadi salah satu ikon wisata Kota Yogyakarta, baik wisata sejarah yang penuh dengan bangunan heritage terkait keberadaan kraton maupun wisata kuliner, tempat nongkrongnya anak-anak muda.

Suasana Coffe and Resto “Kopi Keroncong Alkid” yang juga dipenuhi oleh kalanagan anak muda, Minggu (3/10/2020). Foto: istimewa.

Geliat ekonomi yang terjadi di Alkid akhirnya pun berdampak positif secara signifikan terhadap kampung-kampung penyangga, sehingga bermunculah resto-resto dan tempat ngopi di sekitarnya yang tentunya juga menjadi sebuah solusi untuk mengurangi kepadatan Alkid itu sendiri yang kian hari pengunjungnya semakin padat meski masih dalam masa pandemi.

Lantas hubunganny apa Alkid dengan tempat ngopi? Ya, kini di sekitarnya bertumbuhan tempat-tepat ngopi, dari bentuk angkringan hingga berkonsep kafe dan resto lengkap dengan pernak-perniknya, serta bidikan segmen konsumen yang berbeda. Dan kini hadir satu lagi tempat ngopi yang syahdu dengan sajian live music keroncong setiap malamnya, tepatnya berada di sudut barat Alkid.

Penampilan penyanyi keroncing kawakan dari Yogyakarta, Aniek Trisnawati, Minggu (3/10/2020). Foto: Istimewa.

Coffe and Resto “Kopi Keroncong Alkid” yang beralamatkan, di Jalan Patehan Lor, Alun-alun Kidul (Alkid), Yogyakarta ini memberikan nuansa yang berbeda, buka setiap hari jam 15:00 – 23:00 WIB. Selain tersaji aneka kopi khas Nusantara seperti, Kopi Andalas, Kopi Toraja, Kopi Gayo dan Kopi Keroncong, serta minuman lainnya. Juga ada Wedang Pangeran dan Wedang Putri Ayu, membuat pengunjung larut dalam nuansa tempo dulu dengan tempat unik berasitektur rumah adat Jawa di bilangan nJerong Beteng Kraton Yogyakarta.

Interior nuansa klasik adat Jawa menambah rasa homy bagi pengunjung yang datang. (Foto: istimewa)

“Kebetulan ibu Sri Agustini sang owner adalah penggemar musik keroncong. Jadi konsep kafe tidak lepas dari musik keroncong sehingga diberi nama “Kopi Keroncong Alkid”, agar musik keroncong kembali populer dan digemari oleh orang tua dan muda di Jogja,” ungkap Wiroseno, selaku pengelola, di sela pagelaran penyanyi keroncong Aniek Trisnawati Cs, Minggu (3/10/2020).

 Selain itu, dikatakan Wiroseno, juga sebagai ajang komunitas keroncong unjuk kebolehannya menampilkan musik keroncong. Coffe and Resto “Kopi Keroncong Alkid” meneri tamu perorangan maupun secara kelompok, dengan menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan. “Hidangan aneka makanan pun ada, antara lain, bakmi keroncong, sate goreng, aneka rasa roti bakar dan pisang bakar,” pungkasnya. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here