Home Seni Budaya Sultan HB X: Masyarakat Makin Melupakan Kesenian dan Kebudayaan Sendiri

Sultan HB X: Masyarakat Makin Melupakan Kesenian dan Kebudayaan Sendiri

66
0
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat memberikan sambutan pada acara pemberian penghargaan Apresiasi Seni dan Budaya Tahun 2021 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Kamis, 17/9/2021. Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (Sultan HB X) mengatakan bahwa seiring dengan perkembangan zaman, makin banyak masyarakat yang mulai melupakan kesenian dan kebudayaannya sendiri. Kaum milenial sebagai penerus bangsa lebih memilih budaya dan kesenian modern.

“Kurangnya antusias disertai anggapan ketinggalan zaman menjadi salah satu penyebab melunturnya kebanggaan anak bangsa terhadap kesenian kita yang bersemi dari dalam sendiri,” kata Sultan HB X pada acara penyerahan penghargaan Apresiasi Seni dan Budaya Tahun 2021 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Kamis, 17 September 2021.

Menurut Sultan HB X, Indonesia sebenarnya memiliki kekayaan dan khasanah seni budaya yang tinggi, bahkan ada beberapa budaya yang dikenal di mancanegara. Karena itu, Sultan HB X berharap kesenian tradisional yang merupakan identitas bangsa wajib dilestarikan.

Dengan apresiasi yang diberikan, Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap agar pada tahun-tahun mendatang dapat dijaring penggiat seni dalam spektrum yang semakin beragam dan luas. Karena budaya adalah cerminan seluruh totalitas kegiatan manusia yang juga mengekpresikan peradaban bangsa.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X bersama penerima penghargaan Apresiasi Seni dan Budaya Tahun 2021 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Kamis, 17/9/2021. Foto: Humas Pemda DIY

Selain itu, apresiasi ini sebagai upaya agar budaya kita berkembang maju tanpa tercerabut dari akar budayanya. Sebab jika tidak, bisa jadi budaya kita pun akan terbentur kemandegan oleh mandulnya inovasi dan kreativitas sehingga ditinggalkan oleh generasi mudanya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY Dian Laksmi Pratiwi mengatakan, apresiasi seni dan budaya ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan apresiasi kepada generasi muda penerus bangsa dalam berkebudayaan. Kegiatan ini sesuai Peraturan Gubernur DIY Nomor 127 tahun 2018 tentang pemberian penghargaan dalam rangka pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan.

Dian Laksmi Pratiwi yang dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Kamis 16 September 2021, mengatakan, penerima penghargaan telah melalui seleksi ketat oleh para pakar di bidangnya secara bertahap/berjenjang baik melalui seleksi tertulis, wawancara maupun praktek seni. Aspek penilaian menyangkut unsur attitude seperti integritas, dedikasi dan berbudi. Kemudian unsur skill berupa cekat, lantip, terampil, trengginas dan sebagainya.

Menurut Laksmi, dari hasil seleksi tersebut terpilih 10 nama yakni Nadia Shafiana Rahma, yang menekuni bidang penulisan cerita pendek dan novel. Nadia telah menulis 35 buku novel. Kemudian, Hayati Trisna Widi Utami, yang menekuni bidang seni tari; Edrick Luciano Immanuel menekuni bidang melukis, kendang dan dalang; Syakirina Sheryl Mazzaya menekuni bidang tari tradisional dan kreasi; Patricia Cindy Andiyanto menekuni bidang seni lukis, desain digital, seni batik.

Selain itu, RR Ajeng Andromeda Megananda Cita Mahkota menekuni bidang menari (tradisional, modern kontemporer), fotografi, videografi; Gendisraya Harmoni menekuni gamelan dan tari; Haura Aulia Shabira menekuni bidang tari, menyanyi, karawitan, dongeng & cerkak, baca puisi dan geguritan, akting; Abelia Putri Callista menekuni bidang tari dan seni suara; Dan Niha Khoirunnisa menekuni bidang tari, sastra, musik, tarik suara dan lain-lain. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here