Home News Sultan HB X Harap JIFFINA Dorong Pertumbuhan Ekonomi di DIY

Sultan HB X Harap JIFFINA Dorong Pertumbuhan Ekonomi di DIY

9
0
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Ayusandra)

BERNASNEWS.COM – Pameran furnitur dan kerajinan berskala internasional yang bertajuk Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (JIFFINA) kembali digelar di Yogyakarta. Menyesuaikan dengan isu dunia sekarang ini, JIFFINA 2020 mengangkat tema ‘Serve the World With the Unique Diversity of The Eco Lifestyle’.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), disebutkan bahwa nilai ekspor furniture di Indonesia hingga November 2019 mencapai 1,7 miliar dolar Amerika. Hal ini membuat furnitur menjadi salah satu bidang yang digenjot pemerintah untuk meningkatkan nilai ekspor.

“Saya harap sebanyak mungkin kriteria itu diterapkan pada produk-produk yang dipamerkan di sini. Sebab jika tidak saya khawatir akan ketinggalan dari produk-produk serupa dari Vietnam yang jadi kompetitor utama mebel Indonesia,” kata Sri Sultan HB X pada Launching JIFFINA di Hotel Ambarukmo Yogyakarta, Rabu (15/1/2020).

Topik ini diambil dengan harapan para pelaku industri mampu mengkombinasikan kayu dengan berbagai bahan lain yang kerap dianggap sampah seperti plastik. Hal ini sebenarnya sudah bukan trend baru di dunia furnitur dan kerajinan. Hanya saja, masih banyak pihak yang belum meminatinya.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementrian Perindustrian, Gati Wibawaningsih, saat peluncuran JIFFINA 2020, Rabu (15/1/2020). (Foto: Ayusandra)

“Ini membuat penggunaan bahan baku kayu jadi lebih efisien dan efektif. Perminataan ini belum tinggi,” kata Direktur Jenderal  Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementrian Perindustrian, Gati Wibawaningsih.

Ia menurutkan bahwa dibandingkan dengan tahun 2018, ada peningkatan nilai ekspor furnitur sebesar 12,6 persen. Hal ini menunjukkan bahwa industri furniture menjadi salah satu industri yang cukup potensial.

Jumlah peserta yang telah bergabung dengan JIFFINA kali ini sudah ada lebih dari 300 perusahaan mebel dan kerajinan. Bahkan separuhnya berasal dari DIY sendiri. Panitia menargetkan JIFFINA 2020 ini mampu menghasilkan transaksi mencapai USD 80 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here