Home News Sudah Mulai Dibangun, Tol Jogja-Solo Ditargetkan Beroperasi Tahun 2023

Sudah Mulai Dibangun, Tol Jogja-Solo Ditargetkan Beroperasi Tahun 2023

171
0
Pembangunan jalan tol Jogja-Solo sudah dimulai dri pintu masuk tol di Desa Kuiran, Kecamatan Bayudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Foto: repro metrotv/Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNES.COM – Jalan tol Jogja-Solo sepanjang 96,57 kilometer kini sudah mulai dibangun. Ditargetkan hingga akhir tahun 2021 ini pembangunan jalan tol yang sudah dimulai dari pintu masuk tol di Desa Kuiran, Kecamatan Bayudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah itu mencapai 25 persen. Selanjutnya ditargetkan selesai 100 persen dan beroperasi pada tahun 2023.

Menurut Muhammad Amin, General Manager PT Jogja Solo Marga Makmur selaku operator jalan tol Jogja-Solo yang dikutip Bernasnews.com dari wawancara dengan stasiun televisi metrotv pada Senin, 22 November 2021 pagi, pembangunan jalan tol Jogja-Solo yang merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa itu sudah mulai dilakukan berupa konstruksi pemasangan tiang penyangga, balok/girder jalan layang.

Pembangunan jalan tol Jogja-Solo tersebut dimulai dari pintu masuk jalan tol di Desa Kuiran, Kecamatan Bayudono, Kabupaten Boyolali. Dikatakan saat ini fokus pengerjaan adalah pemasangan girder atau tiang penyangga sebanyak 72 girder. Ditargetkan tahun 2021 ini selesai 25 persen atau hingga Kecamatan Karanganom, Klaten.

Pembangunan konstruksi jalan tol Jogja-Solo berupa pemasangan tiang penyaangga sudah dimulai dari pintu masuk tol di Desa Kuiran, Kecamatan Bayudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Foto: repro metrotv/Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Menurut Muhammad Amin, pembebasan lahan di jalur jalan tol tersebut sudah mencapai belasan kilometer sehingga pembangunan terus berjalan. Jalan tol Jogja-Solo ini merupakan akses jalan menuju Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, DIY.

Saat ini pengerjaan konstruksi jalan tol fokus pada sesi I dari Kecamatan Bayudono, Boyolali hingga Kecamatan Karanganom, Klaten. Sejumlah alat berat pun terus menggali lubang untuk pemasangan tiang penyangga jalan layang maupun boks irigasi.

Muhammad Amin, General Manager PT Jogja Solo Marga Makmur selaku operator jalan tol Jogja-Solo. Foto: repro metrotv/Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Sementara itu, dari pengamatan Bernasnews.com beberapa rumah atau bangunan yang sudah mendapat ganti untung untuk dilalui jalan tol Jogja-Solo di wilayah Dusun Kadirojo II Desa Purwomartani, Kecamatan, Kabupaten Sleman sudah diroboh dan rata dengan tanah.

Menurut Kepala Desa Purwomartani Semiono, ganti untung sebagian besar lahan yang dilalui jalan tol Jogja-Solo di wilayah Desa Purwomartani sudah selesai dilakukan. Sehingga pemilik lahan yang sudah menerima ganti untung sudah merobohkan bangunan di atas lahan tersebut.

Dengan selesainya pembangunan jalan tol tersebut beroperasi, maka waktu tempuh Jogja-Solo hanya beberapa menit dibandingkan dengan saat ini dengan waktu tempuh lebih dari 2 jam. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here