Home News Stevanus Mendorong Percepatan Vaksinasi di DIY agar Herd Immunity Terbentuk

Stevanus Mendorong Percepatan Vaksinasi di DIY agar Herd Immunity Terbentuk

261
0
Dr R Stevanus C Handoko S.Kom MM, Sekretaris Fraksi Gabungan (Nasdem-PSI-PD).Foto : Dok Pribadi

BERNASNEWS.COM – Pimpinan DPRD DIY, Pimpinan Fraksi, Pimpinan Komisi bersama Sekda DIY serta jajaran terkait mengadakan Rapat Kerja Gabungan pada Selasa, 3 Agustus 2021. Rapat kerja gabungan tersebut dalam rangka membahas penanganan Covid-19 di DIY, prognosis dan perencanaan anggaran untuk penanganan Covid-19 dan perencanaan anggaran untuk penanganan Covid-19 dari Danais.

Pada kesempatan itu, Dr R Stevanus C Handoko S.Kom MM selaku Sekretaris Fraksi Gabungan (Nasdem-PSI-PD) menyampaikan beberapa pertanyaan terkait dengan proses penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19 di DIY. Pertanyaan terkait langkah strategis yang dilakukan pemerintah DIY dalam melakukan proses percepatan vaksinasi dan mengenai hambatan yang dialami pemerintah DIY untuk mempercepat vaksinasi.

Dr R Stevanus mengungkapkan bahwa hingga saat ini kondisi DIY masih jauh dari harapan terbentuknya herd immunity. Dosis pertama baru mencapai 40,7 persen dan dosis kedua baru mencapai 15,2 persen. Angka ini masih jauh dari syarat terbentuknya herd immunity/ kekebalan komunal di wilayah DIY.

Karena itu, Stevanus mengingatkan agar perlu ada langkah strategis untuk mendapatkan alokasi vaksin sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan DIY.

Sementara Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan bahwa langkah strategis untuk mendapatkan alokasi vaksin sudah dilakukan dengan terus berkomunikasi dengan pusat termasuk Gubernur DIY berkomunikasi langsung dengan Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menkes Budi Gunaidi Sadikin

Stevanus menekankan perlu adanya support system berbasis IT untuk dapat memonitor dan mensupport warga yang terpapar Covid-19 dan yang sedang isolasi mandiri atau pun isolasi di shelter-shelter yang ada di desa/kelurahan. “Dengan adanya support system berbasis IT, diharapkan monitor pasien Covid-19 yang sedang isolasi dapat dilakukan secara realtime, dapat dimonitor kondisi kesehatannya, dapat dipastikan sudah mendapatkan perawatan medis yang layak seperti mendapatkan obat, vitamin, makanan dan pemeriksaan Kesehatan lainnya,” kata Dr R Stevanus dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Rabu 4 Agustus 2021.

Stevanus juga menyoroti PPKM Level 4 yang masih diterapkan di DIY. Hal ini akan berakibat kepada sektor ekonomi masyarakat secara luas. Pembatasan sesuai PPKM Level 4 akan sangat membatasi pergerakan sektor ekonomi masyarakat. Karena itu, untuk dapat menggerakkan ekonomi dan menjamin kesehatan masyarakat, vaksinasi massal harus segera dilakukan agar dapat menekan penyebaran covid-19 di DIY serta menurunkan angka kematian yang disebabkan Vovid-19. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here