Sosok Guru SD Sekaligus Penyanyi Keroncong, Theresia Wulan

    314
    0
    Tere (baju kuning) dan Komunitas Keroncong Ngumbar Manut saat tampil tahun 2018, di Jogja TV. (Foto: Dok. Pribadi Tere)

    BERNASNEWS.COM — Sosok Theresia Tri Wulandari (26 tahun) yang kerap disapa Tere. Wanita kelahiran Sleman, 15 Januari 1994 ini memiliki talenta bernyanyi yang sangat luar biasa. Berprofesi sebagai guru di SD Karitas Nandan Yogyakarta, tidak menjadikan halangan untuk mengembangkan bakatnya di dunia tarik suara. Bertempat tinggal, di Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta.

    Foto Theresia Tri Wulandari yang kerap disapa Tere. (Foto: Dok. Pribadi Tere)

    Selain keseharianya bekerja, Tere juga sering mendapat pekerjaan bernyanyi solo maupun kelompok. Putri ketiga dari FX. Yatimin dan M. Poniyem mengawali karier bernyanyinya dengan mengikuti lomba Banteng Idol, ketika umur 14 tahun. Ia mengasah kemampuan bernyanyinya secara otodidak.

    Wanita lulusan SMK Sanjaya Pakem ini bisa menyanyikan berberapa aliran lagu, mulai dari keroncong, rohani, pop, dan dangdut. Karena ia sangat menyukai bernyanyi ia juga mengikuti berbagai komunitas seperti Ngumbar Manuk, Allegra, Djawilan Choir, dan lain sebagainya. Ia bergabung di komunitas keroncong Ngumbar Manuk pada tahun 2017. Tere juga pernah menjadi bintang tamu di acara Keroncong Asik pada tahun 2017 dan 2018 yang disiarkan oleh Jogja TV.

    Foto saat Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) Pesparani DIY mengikuti ajang kompetisi koor lagu rohani, tahun 2018, di Ambon. (Foto: Dok. Pribadi Tere)

    Pada tahun 2018 Tere dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) Pesparani DIY mengikuti ajang kompetisi koor lagu rohani di Ambon. Dalam ajang bergengsi yang diikuti oleh seluruh komunitas PSDC Pesparani di Indonesia. Tere menjadi salah satu penyanyi sopran yang memiliki suara dengan ciri khas yang unik. Saat ditanya harapannya untuk dunia tarik suara ke depan, Tere mengatakan semoga semakin maju dan bisa dinikmati di semua kalangan, terutama musik keroncong. (Geovanni Sekar Kinanti, Mahasiswa Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here