Monday, August 8, 2022
spot_imgspot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsSosialisasi dan Simulasi Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Sleman Berbasis E-Voting

Sosialisasi dan Simulasi Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Sleman Berbasis E-Voting

BERNASNEWS.COM — Dalam rangka mendukung Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Sleman Berbasis E-Voting, Universitas Amikom Yogyakarta mengadakan Sosialisasi dan Simulasi Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Sleman Berbasis E-Voting, Kamis (20/2/2020), di Basement Gedung 5 Universitas Amikom Yogyakarta.

Suasana sosialisasi dan simulasi E-Voting. (Foto: Humas Amikom)

“Kegiatan ini ditujukan untuk sivitas akandemik Universitas Amikom Yogyakarta. Simulasi proses pemilihan dimulai dari verifikasi data, generate V-Token, dan pemilihan calon dengan menggunakan komputer touch screen,” jelas Kepala Humas Amikom Erick Hadi Saputra,S.Kom, M.Eng.

Pemerintah Kabupaten Sleman pada tahun 2020 ini, pertama kali menggunakan metode e-voting dalam pemilihan kepala desa pada 1200 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakar Desa (PMD) bekerja sama dengan beberapa universitas, termasuk Univeritas Amikom Yogyakarta untuk penyediaan Tenaga Teknis Lapangan (TTL). “Petugas TTL ini  berasal dari mahasiswa yang nantinya akan bertugas pada TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sleman,” ujar Erick.

Petugas lengkap di TPS sedang menerima calon pemilih. (Foto: Humas Amikom)

Setelah melakukan pelatihan kepada para TTL, Dinas PMD meminjamkan dua set perangkat e-voting yang dapat digunakan untuk pendalaman materi bagi para TTL. Kemudian Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Amikom Yogyakarta dibantu oleh tim TTL  dari mahasiswa berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi dan simulasi Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Sleman Berbasis E-Voting.

Seoarang warga pemilih sedang melakukan pencoblosan suara di perangkat touchscree. (Foto: Humas Amikom)

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para TTL dalam pengoperasian perangkat E-Voting sekaligus untuk memberikan informasi kepada masyarakat khususnya sivitas akandemik Universitas Amikom Yogyakarta,” lanjut Erick. Sosialisasi ini juga dianggap penting, karena metode yang dulunya pencoblosan manual berubah menjadi terkomputrisasi. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments