Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsSolusi Kurangi Sampah, DLH Kabupaten Sleman Gelar Bimtek Sipari untuk Anggota JPSM...

Solusi Kurangi Sampah, DLH Kabupaten Sleman Gelar Bimtek Sipari untuk Anggota JPSM Sehati

bernasnews.com – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimtek Sistim Pengelolaan Sampah Mandiri (Sipari), bertempat di Kantor Pemkab Sleman Unit 1, Senin (13/6/2022). Kegiatan bimtek bertujuan menjawab dan menjadi salah satu solusi persoalan sampah yang dihadapi oleh warga ini, dihadiri oleh anggota Jaringan Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Sehati Kabupaten Sleman.

Juga tampak hadir Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY Ninik Sri Handayani, S.Si mewakili Kepala DLHK DIY Dr. Kuncoro Cahyo Aji, M.Si, Kepala DLH Kabupaten Sleman Dra.Epiphana Kristiyani, MM, serta Wakil Ketua  DPRD DIY dari Komisi C Lilik Syaikhu Ahmad, S.Ip.

Kepala DLH Kabupaten Sleman Dra. Epiphana Kristiyani, MM menyampaikan, bahwa untuk mengurangi volume sampah yang ada pada saat ini dibutuhkan data berapakah sampah yang dihasilkan setiap harinya oleh masyarakat.

Kepala DLH Kabupaten Sleman Dra. Epiphana Kristiyani, MM (Kiri) didampingi Moderator Ninik Sri Handayani, S.Si saat menyampaikan sambutan. (Nuning Harginingsih/ bernasnews.com)

“Di Kabupaten Sleman saat ini terdapat Bank Sampah sebanyak 247, tapi ternyata pemanfaatan sampah baru sedikit sekitar 0,29 ton setiap harinya, dengan adanya Sipari maka sampah yang ada bisa dilaporkan faktanya secara tepat dan cepat dengan dukungan masyarakat  yang membantu melapor,” terang Epiphana.

Pihaknya juga berharap masyarakat mau ikut nyengkuyung (mendukung) tentang pemilahan dan pengurangan sampah  supaya lingkungan bersih dan sehat serta menjadikan bumi lestari untuk warisan anak cucu kita.

“Perlu diketahui bahwa restribusi ke TPA piyungan Rp 160 juta, tapi dalam sebulan kemarin Sudah menurun menjadi Rp 122 juta,” ujar Epiphana.

Semetara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY Lilik  Syaikhu Ahmad, S.Ip menyampaikan, bahwa  menjadi pengelola sampah adalah pekerjaan yang mulia. Menurut dia, itu membantu bisa mengurangi sampah dan bisa mendapatkan bonus dari hasil pengelolaan sampah.

“Sebagai penggiat sampah, bank sampah diharapkan bisa menyampaikan juga kepada masyarakat untuk bisa mengurangi sampah dengan mengolah dan memilah sampah yang ada,” tandas Lilik. (Nuning)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments