Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeNewsSoal Varian Omicron, Kemenkes: Cepat Menular dengan Gejala Klinis Lebih Ringan

Soal Varian Omicron, Kemenkes: Cepat Menular dengan Gejala Klinis Lebih Ringan

BERNASNEWS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan bahwa varian Omicron memiliki karakteristik yang cepat menular dengan gejala klinis yang lebih ringan bahkan tanpa gejala dibandingkan varian sebelumnya. Karena itu, bagi mereka yang terkonfirmasi positif tetap tenang dan jangan panik. Selalu jaga prokes 5M dan ikuti beberapa langkah penanganan berikut ini.

Menurut Kemenkes, pasien dengan gejala ringan dan tanpa gejala disarankan untuk isolasi mandiri dengan memanfaatkan layanan telekonsultasi dokter dan mendapatkan paket obat gratis. Kemudian, pastikan sebelum isoman (isolasi mandiri) telah memenuhi syarat klinis, syarat rumah dan protokol kesehatan agar tetap aman dan tidak menularkan kepada anggota keluarga yang lain.

“Jika kedua syarat tidak terpenuhi, sebaiknya pasien melakukan isolasi di tempat isolasi terpusat yang disediakan pemda,” kata Kemenkes dikutip Bernasnews.com di akun instagramnya.

Dikatakan, dengan isoman, kita telah membantu mengurangi beban keterisian RS. Ruang perawatan bisa digunakan untuk pasien yang lebih membutuhkan seperti pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat.

Menurut Kemenkes, setiap tubuh memiliki respons yang berbeda terhadap virus Covid-19. Vaksinasi Covid-19 membantu kita untuk mengurangi gejala, potensi perawatan dan risiko kematian yang timbul akibat infeksi Covid-19. Untuk itu, manfaat vaksin jauh lebih besar dibandingkan risiko penularan Covid-19.

“Tunggu apalagi, yuk segera dapatkan vaksinasi Covid-19 di fasyankes atau sentra vaksinasi terdekat di kotamu untuk memberikan perlindungan yang optimal,” ajak Kemenkes.

https://www.instagram.com/kemenkes_ri/

“Rasanya ky kna typhus…demam, meriang dan ngilu2nya.. alhamdulillah sdh dpt obat gratis dr puskesmas…krn kami br antigen saja…,” komentar Deasyana Sukarmadidjaja Hnj di akun instagram @deasyanahnj2613 pada kolom komentar.

“Kalau kata pak luhut, flu batuk sakit tenggorokan langaung tes aja,” kata pemilik akun @thebikeexplorer dengan emoji tertawa.

Sementara Holang di akun @hobby_petualang mengatakan bahwa tidak semua ringan, rata-rata kalau demam bisa sampai 40⁰, bedanya cuma tidak sampai sesak napas tapi sakit kepala hebat. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments