Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsSoal Tarif Parkir Rp 350 Ribu, Ini Penjelasan Wisatawan Asal Malang

Soal Tarif Parkir Rp 350 Ribu, Ini Penjelasan Wisatawan Asal Malang

BERNASNEWS.COM – Setelah postingannya di akun facebook Info Cegatan Jogja (ICJ) yang dimuat pada Rabu 19 Januari 2022 yang mempertanyakan kebenaran tarif parkir bus mendapat tanggapan luas dari warganet, Kasri, wisatawan asal Malang, Jawa Timur, memberikan penjelasan tentang kronologi masalah tersebut di akun yang sama pada Kamis 20 Januari 2022.

Menurut Kasri, ia memosting memosting masalah parkir Rp 350 ribu tersebut tidak bermaksud menjelekkan nama baik siapa pun. Secara kronologis ia menjelaskan bahwa mereka warga Malang berwisata ke Jogja. Tujuan awal mereka dari Gunungkidul adalah Pantai Indrayanti, Puncak Becici, Heha sky dann terakhir Malioboro.

Selama berwisata, mereka baik-baik saja dengan crew bis. Karena mereka melayani dengan baik. Parkir juga wajar sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu. Dan Malioboro adalah destinasi terakhir mereka berwisata di Jogja. Karena ingin beli oleh-oleh untuk sanak famili.

Menurut Kasri, sekitar pukul 21.00 sampai jam 22.30 WIB malam, berada di Malioboro. Dari berbagai wisata yang dikunjungi, mereka tidak secara langsung memberikan uang parkir kepada petugas parkir. Mereka minta tolong ke crew bis untuk bayar parkir.

Namun, mereka terkejut karena tertera di kwitansi Rp 350 ribu untuk 2 bis. Mereka pun minta kepada crew bis untuk konfirmasi benar atau tidak tarif sebesar itu. Kemudian, mereka mendapat lagi kwitansi tapi dengan keterangan 1 bis dengan nominal tetap samaRp 350.000.

Karena mereka sudah capek sehingga pasrah saja dengan memberi uang seperti yang tertera di kwitansi Rp 350 ribu. “Saya posting supaya tidak terjadi lagi hal seperti ini ke orang lain. Jangan saling menyalahkan pihak parkir bilang crew minta di mark up. Kenapa beliaunya sendiri tanda tangan dan stempel pula. Kalau memang salah harusnya di kwitansi ke 2 terbilang Rp 175 ribu untuk 1 bis dan itu tetap tertulis Rp 350 ribu untuk 1 bis. Semoga pihak parkiran dan PO jangan saling menyalahkan. Sebelum bertindak harusnya berfikir parkir di Indonesia setinggi itu,” tulis Kasri.

Dengan penjelasan dan klarifikasi ini, Kasri mengaku postingan sebelumnya ia hapus. Dan bila masih ada pertanyaan atau ganjalan bisa langsung inbox.

“Semoga jadi pembelajaran kita semua. Jangan kerja sama untuk keburukan. Dan perkara ini tak terjadi lagi di wisata yang sekelas Yogjakarta
Sekali lagi saya mohon maaf sudah buat kegaduhan seperti ini,” tulis Kasri. (*/lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments