Home News SMP BOGA Lakukan Uji Coba PTMT Bagi Siswa Baru

SMP BOGA Lakukan Uji Coba PTMT Bagi Siswa Baru

132
0
Suasana uji coba pembelajatan tatap muka terbatas (PTMT) yang diselenggarakan oleh SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta. (Foto: Kiriman Atun Pratiwi)

BERNASNEWS.COM — SMP BOPKRI 3 Yogyakarta mengadakan kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) selama tiga hari, tanggal 15-17 Juli 2021, bagi siswa baru kelas 7 secara langsung (luring) di gedung sekolah, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta. Juga secara daring (online) bagi siswa  yang di rumah melalui aplikasi googel meet.

Siswa SMP BOPKRI 3 Yogyakarta peserta uji coba pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) harus ikuti protokol kesehatan dengan ketat, dimulai dari wajib pakai masker dan cuci tangan. (Foto: Kiriman Atun Pratiwi)

“Tatalaksana uji coba pembelajaran tatap muka terbatas tersebut, sebelumnya telah kami susun secara detail proses kegiatan siswa dari saat masuk halaman sekolah hingga waktu pulang setelah kegiatan usai,” terang Kepala Sekolah SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Atun Pratiwi, M.PdK, Kamis (17/6/2021).

Siswa SMP BOPKRI 3 Yogyakarta peserta uji coba pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) lakukukan cek suhu secara mandiri sebelum masuk ke gedung sekolah. (Foto: Kiriman Atun Pratiwi)

Dikatakan, dalam pelaksanaan uji coba tersebut benar-benar dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat. Siswa peserta wajib memakai masker, saat masuk lingkungan sekolah harus cuci tangan di tempat yang telah tersedia. Kemudian pengecekan suhu badan dan presensi kehadiran dengan cara scan (pindai) barcode yang tertempel di pintu sekolah.

Sebelum masuk ruang kelas siswa melakukan presensi masuk secara digital dengan scan barcode yang tertempel pada pintu. (Foto: Kiriman Atun Pratiwi)

“Ruang duduk di dalam kelas kami atur sedemikian rupa sesuai kaidah jaga jarak, siswa juga kami berikan nomor urut  tempat duduk masing-masing. Uji coba pembelajaran tatap muka diisi dengan pendidikan karakter dan pengenalan sekolah,” ungkap Atun.

Waktu pulang usai mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka terbatas, siswa dicek suhu badannya oleh guru sebelum meninggalkan ruang kelas. (Foto: Kiriman Atun Pratiwi)

Sebagaimana yang tertuang di Buku Panduan Kegiatan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, sekolah yang mempunyai tagline “Sekolah Inspirasi” yang juga akrab disebut SMP BOGA ini memaparkan secara rinci proses kegiatan, pembagian nomor tempat duduk, hingga usai pembelajaran yang tetap harus cek suhu badan. Selain itu, pihak sekolahan juga menghindari atau meminimalisir pemakaian kertas (paper less) dalam kegiatan itu guna mengurangi terjadinya interaksi langsung antara guru dan siswa. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here