Home News SMK St Fransiskus Semarang Siap Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan

SMK St Fransiskus Semarang Siap Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan

194
0
Komandan Upacara Bp. Arif Alamsyah, S.Pd, MPd dan Petugas Pengibar Bendera Ibu Baptista Varani Meta, Ibu Diah Ayu Febriawati, SPd, dan Ibu Agnes Kurniyati,SSi saat persiapan upacara bendera, Kamis, 25 November 2021. (Foto Humas SMK St.Fransiskus)

BERNASNEWS.COM — Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-76 PGRI, SMK St Fransiskus Semarang mengadakan upacara bendera dan ramah tamah, Kamis (25/11/2021), di Halaman SMK St Fransiskus, Jalan Wolter Monginsidi, Semarang.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Koordinator SMK St. Fransiskus Sr Dra M. Rosalia, OSF. Merujuk kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah tentang pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, maka upacara dilaksanakan secara daring  melalui media zoom meeting dan live streaming youtube.

Kegiatan dengan tema ‘Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan’ ini, berupa upacara bendera yang menjadi lebih istimewa karena petugas upacara adalah bapak ibu guru dan karyawan, yang dikoordinir Drs.Yosep Pamiarso selaku Pembina OSIS SMK St. Fransiskus.

Koordinator SMK St. Fransiskus Sr Dra M. Rosalia, OSF selaku pembina upacara saat menyampakan kata sambutan dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-76 PGRI, Kamis (25/11/2021). Foto: Kiriman Humas SMK St Fransskus.

Dalam sambutannya, Sr Dra M. Rosalia, OSF mengucapkan Selamat Hari Guru, khususnya kepada bapak ibu guru dan karyawan SMK St. Fransiskus yang sudah mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk sekolah. “Di tengah situasi pandemi seperti ini, semoga bapak ibu guru tidak lelah menggunakan hati untuk tidak sekadar mengajar, namun juga mendidik para siswa,” pesan Sr.Rosalia.

Selain itu, Suster juga menyampaikan pesan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, bahwa setiap hari adalah hari guru, karena setiap hari guru mengabdikan dirinya untuk mendidik para siswa. “Juga untuk memanfaatkan teknologi informasi agar pembelajaran lebih menarik selama masa pandemi ini,” ujarnya.

Sambutan Suster ditutup dengan satu motivasi yang dikutip dari pendiri kongregasi OSF Ibu Magdalena Daemaen, bahwa damai dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan diri sendiri hanya dapat dinikmati oleh orang yang mau menjalakan tugasnya dengan tekun. “Maka saya berharap bapak ibu guru dan karyawan dapat menjalankan tugas dengan  tekun dalam memberikan pelayanan terhadap peserta didik dan sesame,” pesannya.

Secara simbolis perwakilan siswa  Geovanni Regina dan pengurus OSIS lain menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Bapak Ibu Guru yang diterima Kepala SMK St.Fransiskus Yohanes Sudarna,S.Pd,MM dalam acara ramah tamah perayaan Hari Guru Nasional, Kamis, 25 November 2021. (Foto Kiriman Humas SMK St.Fransiskus)

Sementara itu, Kepala SMK St.Fransiskus Yohanes Sudarna, SPd, MM dalam sambutan saat acara ramah tamah mengingatkan kembali 4 kompetensi yang harus dikuasai guru. Yaitu, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, dan kompetensi professional.

“Dalam masa pandemi seperti ini kita sebagai guru harus selalu meningkatkan dan mengupgrade kompetensi yang kita miliki terutama kompetensi pedagogik, kompetensi professional, maupun  teknologi informasi agar bisa memberikan pelayanan pendidikan dan pengajaran yang diminati dan mudah diterima siswa,” tandas Sudarna.

Rangkaian Upacara Hari Guru Nasional diakhiri dengan acara ramah tamah yang diikuti oleh suster, bapak ibu guru, karyawan, dan pengurus OSIS. Pada acara ini, suster, bapak ibu guru dan karyawan mendapat kejutan dari para siswa yang diwakili pengurus OSIS. Dan sebagai ungkapan terimakasih para siswa – siswi  menanyangkan video kegiatan bapak ibu guru dan karyawan. Juga tayangan drama yang menceritakan perjuangan bapak, ibu guru dan karyawan dalam mendidik dan mendampingi para siswa. (Susi Kristian K, SPd, SMK St.Fransiskus Semarang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here