Home Pendidikan SMA Negeri 4 Yogyakarta Adakan Workshop Jurnalistik Sambut HGN 2021

SMA Negeri 4 Yogyakarta Adakan Workshop Jurnalistik Sambut HGN 2021

283
0
Kepala SMA Negeri 4 Yogyakarta Jaka Tumurana, M.Pd. yang didampingi Waka Humas Dra Syaripah MPd, Guru Bahasa Indonesia Dra C Endang Purwantiningsih serta Tim Jurnalistik De Journey Patbhe Juwita dan Revalina menerima buku dari Pegiat Literasi YB Margantoro di sekolah setempat, Jalan Magelang, Karangwaru Lor, Kemantren Tegalrejo, Yogyakarta, Kamis (11/11/2021). Foto: kiriman YB Margantoro

BERNASNEWS.COM – Untuk menyambut Hari Guru Nasional (HGN) 25 November 2021, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 4 Yogyakarta melalui Tim Jurnalistik De Journey Patbhe mengadakan Workshop Pelatihan Jurnalistik, Fotografi dan Berita di sekolah setempat, Sabtu dan Minggu (13 dan 14/11/2021). Diharapkan, dengan adanya pelatihan jurnalistik tersebut, siswa bertambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan jurnalistik dan literasi sekolah.

“Saya berharap, para siswa khususnya peserta ekstrakurikuler jurnalistik De Journey Patbhe mengikuti dengan sungguh-sungguh pelatihan ini agar ilmu dan keterampilan yang diberikan para narasumber dapat diserap dan dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengembangan diri dan kreativitas siswa dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler, antara lain jurnalistik,” kata Kepala SMA N 4 Yogyakarta Jaka Tumurana MPd ketika menerima kunjungan Pegiat Literasi YB Margantoro di sekolah setempat, Jalan Magelang, Karangwaru Lor, Kemantren Tegalrejo, Yogyakarta, Kamis (11/11/2021).

Pada kesempatan itu, YB Margantoro menyerahkan buku bertajuk Pustakawan Mengabdi untuk Negeri (2021) karya Pejabat dan Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta dan diterima oleh Jaka Tumurana MPd, kepala sekolah, didampingi Wakil Kepala Sekolah Humas Dra Syaripah MPd, Guru Bahasa Indonesia Dra C Endang Purwantiningsih, Ketua Tim Jurnalistik De Journey Juwita dan Bendahara Tim Revalina.

Terus meningkatkan pendidikan

Sebagaimana disampaikan dalam buku Profil SMA N 4 Yogyakarta Jaka Tumurana MPd mengemukakan, tantangan sekolah di era global ini adalah menyiapkan sumber daya insan yang profesional, bermoral dan tidak kehilangan jati diri. Tidak ada cara lain untuk mencetak generasi masa depan yaitu kita harus terus menerus meningkatkan pendidikan.

Pendidikan sudah menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya tanggung jawab sekolah, namun juga orangtua dan masyarakat. “Kini semakin banyak orang yang sadar bahwa pendidikan adalah investasi strategis bagi masa depan peserta didik yang tidak dapat diukur dengan kalkulasi materi yang tercermin dalam besarnya biaya pendidikan saja,” kata kepala sekolah.       

Dra C Endang Purwantiningsih mengatakan, para siswa peserta ektrakurikuler jurnalistik SMA Negeri 4 Yogyakarta tetap memiliki semangat untuk belajar dan berkarya. Meski karena pandemi Covid menyebabkan beberapa kegiatan tertunda, namun mereka berinisiatif mengadakan workshop jurnalistik untuk menambah wawasan. Momentum HGN 2021 dirasakan pas untuk mengadakan kegiatan luring (tatap muka) dengan protokol kesehatan.

“Saya terharu dan gembira dicurhati para siswa untuk mengadakan workshop jurnalistik. Mereka sungguh antusiuas. Beberapa hari terakhir ini mereka terus rapat merancang program ini. Mereka bertanya kepada guru, apa tema yang cocok dan siapa narasumbernya,” kata guru Bahasa Indonesia ini.

SMA Negeri 4 Yogyakarta awal berdirinya bernama SMA Perdjoeangan berdasar keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 16 Januari 1950. Pada mulanya sekolah ini disediakan terutama untuk para pelajar yang telah menunaikan kewajiban bertempur melawan penjajah dan berbakti kepada Negara sebagai Tentara Pelajar Brigade 17 yang memobilisasi pelajar.

Dalam perkembangannya, sekolah ini berganti nama menjadi SMA Bagian B Nomor 11 Negeri (tahun 1952), kemudian SMA (4 B) Yogyakarta (tahun  1979), SMU Negeri 4 Yogyakarta (tahun 1997), SMA Negeri 4 Yogyakarta (2004) dan mendapat Akreditasi A tahun 2008.

Visi sekolah adalah unggul dalam Imtaq, Seni Budaya dan Olahraga. Misi antara lain meningkatkan penghayatan dan pengamalan agama masing-masing; menumbuhkembangkan budaya membaca, meneliti, menulis dan berbasis TIK; mengoptimalkan peran serta Komite Sekolah, Masyarakat dan Institusi terkait dalam menyukseskan program sekolah. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here