Home News SMA BOPKRI I Menguatkan Komitmen Memberikan Pelayanan Terbaik

SMA BOPKRI I Menguatkan Komitmen Memberikan Pelayanan Terbaik

89
0
Kepala SMA BOPKRI I Yogyakarta Drs Andar Rujito MH. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Memasuki usia ke-74 tahun tepat pada 1 Agustus 2020, SMA BOPKRI I (BOSA) Yogyakarta bertekad untuk menguatkan komitmen untuk memerikan pelayanan terbaik kepada anak-anak/ peserta didik dan masyarakat sebagaimana diajarkan Yesus yang juga melayani dengan sungguh-sungguh. Hal ini juga sebagai penjabaran dari tema ulang tahun ke-74 : Meneladani, Melayani Tuhan dan Sesama.

“Pelayanan kepada Tuhan tentu diwujudkan dengan memberikan layanan yang terbaik bagi anak didik dan masyarakat. Dengan meneladani Yesus dalam pelayanan itulah SMA BOSA selalu bertekad untuk menjadi sekolah yang unggul, terpercaya dan berkelanjutan,” kata Drs Andar Rujito MH, Kepala SMA BOPKRI I Yogyakarta, dalam sambutan yang disampaikan pada peringatan HUT ke-74 SMA BOPKRI I Yogyakarta Jalan Wardhani Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, DIY, Sabtu (1/8/2020).

Menurut Andar Rujito, keunggulan yang dimaksud mencakup tiga hal yakni keunggulan akademik, non akademik/ bakat/layanan dan karakter atau tata nilai. Keunggulan akademik terwujud dalam UN, OSN, KIR dan lain-lain, keunggulan non akademik/bakat/layanan menyangkut seni budaya/olahraga, KWU dan sebagainya. Sedangkan unggul dalam hal karakter/tata nilai tercermin dari karakter lulusan/output.

Dan secara umum keunggulan SMA BOSA, menurut Andar Rujito, adalah dalam hal layanan pembelajaran, sarana/fasilitas yang memadai, manajemen yang baik, pengembangan potensi diri seperti dalam bidang seni budaya, KIR dan karya inovasi lainnya, pembentukan karakter, sekolah siaga kependudukan dan jejaring internasional.

Kampus SMA Bopkri I Yogyakarta di Jalan Wardhani Nomor 2 Kotabaru Yogyakarta. Foto : Dok Bernasnews.com

Dan kondisi saat ini, sepert perubahan cepat dan tak terduga, ketidakpastian, sangat komplek dan saling ketergantungan, kadang di luar kemampuan kita, pola pikir siswa (generasi Z) berbeda dengan pola pikir guru, persaingan antar sekolah dan munculnya sekolah baru, adanya intoleransi, populisme, radikalisme dan sebagainya, menurut Andar Rujito yang sejak tahun 2012 menjadi Kepala SMA BOSA, menjadi acuan pengembangan SMA BOSA ke depan.

Membangun Keunggulan

Dalam membangun keunggulan akademik, menurut Andar Rujito, SMA BOSA sangat memperhatikan input peserta didik, selalu meningkatkan kompetensi guru agar berkualitas baik, menyiapkan strategi pembelajaran tepat yang tepat (proses belajar mengajar), remidial & pengayaan berjalan, layanan khusus (OSN, KIR, Bahasa dan lain-lain) berjalan, sarana prasarana mendukung, adanya komitmen kualitas mutu/integritas, mengikuti ajang kompetisi/keikutsertaan dalam berbagai lomba.

Sementara dalam membangun keunggulan non akademik/layanan adalah dengan tingginya dukungan sekolah dalam pengembangan bakat & minat di bidang seni budaya, olahraga, dan lain-lain (ekstrakurikuler, fasilitas/sarana prasarana mendukung, keikutsertaan dalam berbagai lomba/invitasi, adanya ajang aktualisasi bakat/ pementasan, Layanan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Layanan Sekolah Kewirausahaan (KWU).

Sedangkan dalam membangun keunggulan karakter/tata nilai, menurut Andar Rujito, SMA BOSA menciptakan kultur sekolah yang memungkinkan berkembangnya karakter peserta didik, penerapan nilai-nilai ke-BOPKRI-an yakni kasih, integritas dan pelayanan yang tulus, pengembangan karakter melalui berbagai kegiatan sekolah, mekanisme penanganan dan pembinaan mental bagi yang bermasalah, keteladanan dan pendewasaan.

Untuk menjadi sekolah yang terpercaya dengan semakin banyaknya peminat masuk ke SMA BOSA, menurut Andar Rujito, antara lain juga dilakukan dengan biaya terjangkau masyarakat, transparan dan akuntabilitas, mampu membangun relasi/jaringan komunikasi yang baik, peduli dan terlibat dalam kegiatandi luar sekolah, mempublikasikan hal-hal yang baik ke luar sekolah/masyarakat serta tingginya integritas layanan.

Sementara untuk menjadi sekolah yang berkelanjutan adalah dengan selalu antisipasif terhadap perubahan, kreatif dan selalu berinovasi, selalu lakukan analisa SWOT, pengelolaan manajemen/tata kelola yang baik, tingginya komitmen mewujudkan cita-cita/visi dan misi, prinsip efisiensi anggaran/tabungan, berani investasi/memiliki unit usaha untuk masa depan.

“SMA BOSA yang unggul akan menumbuhkan kharisma dan wibawa (dicintai warga sekolah, disegani mitra dan dicintai, didukung dan menjadi kebanggaan masyarakat,” kata Andar Rujito yang sukses mengantarkan SMA BOSA menjadi sekolah yang benar-benar unggul dan terpecaya.

Dikatakan, citra (brand) BOSA adalah value indicator keunggulan.Semakin mampu unjuk diri sebagai sekolah yang banyak prestasi dan kompeten, maka akan semakin unggul (brandimage). Demikian pula sebaliknya. Karena itu, sanga dibutuhkan integritas seluruh warga sekolah.

Dan menghadapi zaman yang telah berubah dan akan selalu berubah, Andar Rujito mengingatkan dengan mengutip kata-kata Charles Darwin bahwa bukan yang terkuat dan terpandai yang akan mampu bertahan hidup, tetapi yang paling mampu beradaptasi dengan perubahan. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here