Thursday, June 30, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsSiswa SMKN 2 Yogyakarta Raih Juara Dua Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat...

Siswa SMKN 2 Yogyakarta Raih Juara Dua Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional

bernasnews.com — Tiga siswi SMK N 2 Yogyakarta berhasil meraih Juara 2 Tingkat Nasional dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah National Paper Competition 2022: Green Construction and Material for Sustainable Infrastructure Development yang diselenggarakan oleh Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

Setelah melewati beberapa tahapan yang panjang siswi SMKN 2 Yogyakarta, Nvidia Maulida Zahra Rinjani, Citra Trihardiyani, dan Pinka Windu Ardiningrum, di bawah bimbingan Bastian Febrianto, SPd.I berhasil menyabet Juara 2 dalam lomba tersebut. Sedangkan Juara 1 diraih oleh SMA Kolese Santo Yusuf Malang, Jawa Timur, serta Juara 3 oleh MAN 1 Jepara, Jawa Tengah.

“Tantangan lomba kali ini adalah terletak pada konsistensi dan daya tahan menghadapi timeline lomba yang Panjang,” ungkap Nvidia, saat diwawancara, Senin (23/5/2022).

Dikatakan, mulai dari revisi paper atau tulisan dari pembimbing ataupun dari pihak penyelenggara. Juga beberapa kesalahan dan kegagalan dalam menjalankan penelitian, sehingga harus membuhkan niat yang kuat. “Kita juga mengalami tantangan saat mulai menjalankan penelitian, seperti bahan, alat yang harus ada,” imbuh Citra.

Siswi SMKN 2 Yogyakarta, Nvidia Maulida Zahra Rinjani, Citra Trihardiyani, dan Pinka Windu Ardiningrum peserta lomba Karya Tulis Ilmiah. (Foto: Istimewa)

Sementara Pinkan mengungkapkan, bahwa ia, Citra, dan Nvidia mengalami tantangan saat harus mendokumentasikan dan membuat test slump dan test tekan beton. “Sebab tema dalam perlombaan kali ini adalah dalam bidang konstruksi dan bahan,” ujar Pinkan.

Mereka bertiga menyatakan senang dengan kegiatan penelitian KIR ini, meskipun tidak sedikit tantangan yang diperoleh dan timeline waktu perlombaan yang panjang.

Sebagai pembimbing lomba Bastian Febrianto, S.Pd.I menjelaskan, bahwa sebenarnya ia bukan pembimbing. “Saya masih fakir ilmu, saya merasa masih belum bisa membimbing anak-anak dengan baik, saya lebih tepat disebut sebagai penggembira saja,” kata Bastian.

Menurutnya, anak-anak ini luar biasa, memiliki semangat yang tinggi dan mau belajar. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih pada keluarga jurusan Konstruksi Gedung Sanitasi dan Perawatan (KGSP), terutama pak Winarto yang sudah membantu dan memberikan masukan dalam proses uji test slump dan tekan beton tersebut.

“Saya ingin anak-anak bisa belajar, walaupun hidup kelak ada kalah dan menang. Sesuai ekspektasi atau tidak, kita harus terus percaya bahwa tidak ada kata berhenti untuk terus berikhtiar, berusaha,” pungkas Bastian.

Ketiga siswi tersebut juga sudah sering mengikuti beberapa perlombaan kaya tulis, tetapi belum lolos. Namun Citra dan Nvidia pernah memenangkan juara essay tingkat nasional. Sehingga ketiga siswi ini bisa dikatakan sudah mengalami proses kalah dan menang dalam berbagai perlombaan. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments