Home News Siswa SMA Boda Ikut Sarapan Gratis di Museum TNI AD Dharma Wiratama

Siswa SMA Boda Ikut Sarapan Gratis di Museum TNI AD Dharma Wiratama

731
0
Puluhan siswa/siswi SMA Bopkri Dua Yogyakarta ikut menikmati sarapan gratis yang diadakan oleh Museum TNI AD Dharma Wiratama, Jumat (16/8/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM —Puluhan siswa/ siswi SMA Bopkri Dua (Boda) Yogyakarta, Jumat (16/8/2019) pagi, ketiban rezeki. Ketika berkunjung ke Museum TNI AD Dharma Wiratama yang tak jauh dari sekolah tersebut untuk melakukan tugas penulisan sejarah dalam pelajaran Bahasa Indonesia, mereka pun diajak ikut sarapan gratis di halaman museum tersebut. Karena secara kebetulan pada Jumat (16/8/2019) pagi, untuk pertama kalinya Museum TNI AD Dharma Wiratama mengadakan sarapan gratis bertajuk “Ojo Lali Sarapan” bersama ratusan tukang becak.

“Ini benar-benar berkat bagi anak-anak. Kami tidak tahu kalau ada program sarapan gratis, karena sebelumnya kami sudah sering ke sini mengunjungi museum untuk tugas penulisan sejarah dalam pelajaran Bahasa Indonesia,” kata Endah Nursinta, Guru Bahasa Indonesia yang juga Humas SMA Boda Yogyakarta, ketika ditemui Bernasnews.com di sela-sela mendampingi siswa/ siswi berkunjung ke Museum TNI AD Dharma Wiratama, Jumat pagi.

Siswa/siswi SMA Boda Yogyakarta ikut sarapan gratis di Museum TNI AD Dharma Wiratama, Jumat (16/8/2019). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Menurut Endah Nursinta, siswa/siswi SMA Boda sudah sering berkunjung ke museum tersebut untuk tugas-tugas yang terkait dengan pelajaran di sekolah. Kali ini mereka melakukan tugas penulisan sejarah dengan menggali dokumen sejarah yang ada di museum tersebut. Sebab, menurut Sinta, di museum TNI AD Dharma Wiratama banyak dokumen sejarah tentang perjuangan dan anak-anak diminta ke museum mencari dokumen untuk bahan penulisan.

Ketika ditanya tanggapannya mengenai program sarapan gratis yang diadakan Museum TNI AD Dharma Wiratama, Sinta mengaku sangat mendukung. Sebab, selain mendekatkan masyarakat dengan museum juga bisa mengenal museum dengan baik. “Selama ini mereka ada di sini tapi belum mengerti di dalam museum ada apa. Karena itu, masyarakat umum perlu tahu apa yang ada di dalam museum,” kata Sinta.

Selain sebagai sumber informasi dan pendidikan, koleksi yang ada di dalam museum bisa menjadi inspirasi sekaligus hiburan bagi masyarakat, terutama mereka yang berkunjung ke museum. “Menurut saya program ini (sarapan gratis) sangat bagus dan perlu dilanjutkan sebagai salah satu upaya untuk menarik masyarakat berkunjung ke museum,” kata Endah Nursinta. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here