Home Pendidikan Siswa/Siswi Katolik SMA/SMK Sleman Ikuti Kegiatan Bina Spiritual

Siswa/Siswi Katolik SMA/SMK Sleman Ikuti Kegiatan Bina Spiritual

147
0
Siswa/siswi Katolik dari SMAN 1 Sleman, SMAN 1 Godean, SMAN 1 Mlati, SMAN 1 Minggir, SMAN 1 Ngaglik, SMAN 1 Tempel, SMKN 1 Godean dan SMKN 2 Godean Kabupaten Sleman mengikuti kegiatanpembinaan spiritual di Java Village, Karang Kepuh, Pandowoharjo, Sleman, DIY, Sabtu, 13 November 2021. Foto: Ismul

BERNASNEWS.COM – Siswa/siswi Katolik dari SMAN 1 Sleman, SMAN 1 Godean, SMAN 1 Mlati, SMAN 1 Minggir, SMAN 1 Ngaglik, SMAN 1 Tempel, SMKN 1 Godean dan SMKN 2 Godean Kabupaten Sleman mengikuti kegiatan pembinaan spiritual bertajuk Menjadi Siswa Katolik, Aku Kristiani dan Nasionalis di Java Village, Karang Kepuh, Pandowoharjo, Sleman, DIY, Sabtu, 13 November 2021. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim Nawayaksa In Hi Train (Integrated High Impact Training). 

Menurut CB Ismulyadi SS.MHum, Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kemenag Kabupaten Sleman dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Sabtu 13 November 2021 malam, kegiatan ini menjadi salah satu cara mempertemukan dan menjalin persahabatan siswa Katolik di wilayah kabupaten Sleman. Selain itu, bina siswa ini memberikan bekal mental spiritual dalam meraih cita-cita dan menguatkan semangat bela negara.

Kegiatan diawali dengan ice breaking (intermeso) dari Donny Yudika. Para peserta diajak membuat kelompok yang terdiri dari perwakilan tiap sekolah. Donny mengajak para peserta untuk menuliskan mimpi-mimpi mereka dan membacakannya.

Serma Toso Wibowo dan Serma Ruliyanto dari Skadron Pendidikan 104 (Skadik 104) saat jadi narasumber pada kegiatan pembinaan spiritual siswa/siswi Katolik dari SMAN 1 Sleman, SMAN 1 Godean, SMAN 1 Mlati, SMAN 1 Minggir, SMAN 1 Ngaglik, SMAN 1 Tempel, SMKN 1 Godean dan SMKN 2 Godean Kabupaten Sleman di Java Village, Karang Kepuh, Pandowoharjo, Sleman, DIY, Sabtu, 13 November 2021. Foto: Ismul

Sementara pada materi Power of Dreams, Agustinus Prih mengulas mimpi secara lebih detail dan usaha mewujudkannya. “SMART atau S (Specific), apa yang benar-benar kamu inginkan? M (Measurable), apa ukuran yang digunakan untuk mengetahui tercapainya goal? A (Achievable),  apakah benar-benar mau menjalani proses untuk mencapai goal? R (Relevant), apa yang membuat merasa puas jika goal ini tercapai? T (Timely) Kapan goal ini tercapai?” kata Gus Prih.

Sedangkan Bebet Darmawan mengajak para siswa menyadari potensi diri dalam pikiran, badan dan jiwa seorang manusia. “Kita perlu menyeimbangkan pikiran, badan dan jiwa kita,” kata Bebet Darmawan.

Bina siswa kali ini semakin lengkap berkat kehadiran Serma Toso Wibowo dan Serma Ruliyanto. Kedua TNI yang dinas di Skadron Pendidikan 104 (Skadik 104) ini menyampaikan materi Integritas, Kedisiplinan Diri dan Pelaksanaan Misi.
“Baris berbaris  menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan, disiplin sehingga dan secara tak langsung juga menanamkan rasa tanggung jawab,” jelas Serma Toso.

Beberapa kesan muncul dari para peserta. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa diberi kesempatan mengikuti acara yang sangat keren dan seru ini dengan narasumber yang luar biasa. Senang dan bangga sekali rasanya. Semoga tahun depan ada acara seperti ini lagi, dan lebih seru lagi,” ujar Indira Mai Narwastu (Siswa SMAN 1 Sleman).

“Acaranya sangat bagus. Para peserta tidak bergerombol dengan orang yang dikenal. Materi relevan dengan kehidupan peserta, penyampaiannya juga menarik dan mudah dipahami,” ungkap Benedictus Ananta (Siswa SMAN 1 Sleman).

Sementara Orielta Sijabat (Siswa SMAN 1 Tempel) mengaku kegiatan ini sangat menyenangkan. “Melalui kegiatan ini, saya lebih mengenal tentang mimpi, dan bagaimana cara mewujudkan impian. Saya juga mendapat teman baru,” kata Orielta.

Stefanus Ryan Pratama Putra (siswa SMK Negeri 1 Seyegan) mengku senang mengikuti kegitan tersebut karena memiliki teman baru, menambah pengetahuan, lebih disiplin dan menambah semangat untuk menggapai mimpi. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here