Home Pendidikan Siswa Menerima Kuota Internet dan Santunan untuk Anak Yatim

Siswa Menerima Kuota Internet dan Santunan untuk Anak Yatim

304
0
Kepala MTsN 6 Kulon Progo Imam Syamroni SPd bergambar bersama 13 penerima simbolis bantuan kuota dan santunan, di musala setempat, Rabu (16/9/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Masih tingginya kasus Covid-19 di DIY berdampak pda pembelajaran tatap muka yang belum bisa dilaksanakan. Dengan demikian siswa mesti mengikuti kebijakan melakukan pembelajaran jarak jauh secara daring. Sementara pembelajaran daring menimbulkan beberapa permasalahan, khususnya ketersediaan kuota sebagai pendukung.

Menyikapi masalah tersebut, MTsN 6 Kulon Progo memberikan bantuan kuota kepada 379 siswa oleh Kepala Madrasah Imam Syamroni SPd dan diterima secara simbolis oleh 13 siswa di Musala Madrasah, Rabu (16/9/2020).

Menurut Imam Syamroni, sampai saat ini pembelajaran masih dilaksanakan secara daring sesuai kebijakan pemerintah pusat dan daerah. “Sebenarnya kami berharap bagaimana secepatnya meninggalkan dunia online seperti ini,  namun bagaimana lagi kondisi belum memungkinkan untuk kembali pembelajaran di kelas. Siswa dan guru sebenarnya sudah sangat rindu kembali bertemu melaksanakan pembelajaran, namun pandemi covid yang membatasi semua keinginan itu,” tandas Imam.

Kepala MTsN 6 Kulon Progo Imam Syamroni SPd foto bersama usai menyerahkan bantuan kuota secara simbolis dan santunan kepada 13 siswa, di musala setempat, Rabu (16/9/2020). Foto : Istimewa

Imam berharap dengan bantuan kuota tersebut dapat meringankan beban orangtua dalam rangka mendukung pembelajaran jarak jauh. Harapannya dengan bantuan ini proses pembelajaran akan semakin lancar, apalagi awal Oktober akan dillakukan penilaian tengah semester.

Waka Urusan Kesiswaan Drs Sutanto dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, menambahkan, proses pemberian kuota tersebut diawali dengan identifikasi kartu yang dimiliki setiap siswa oleh wali kelas melalui grup whatsapp, selanjutnya diteruskan kepada Wakaur Kehumasan Ani Romadhoni SPd selaku koordinator.

Pada kesempatan yang sama, diberikan santunan kepada anak yatim piatu dan pengajian tahun baru Islam menghadirkan Ketua MGMP Quran Hadis MTs Kulon Progo Isnandar STh.I. Menurut rencana, kegiatan digelar 1 Muharam 1442 H tetapi karena pencegahan penyebaran virus di wilayah sekitar Madrasah maka baru berlangsung Rabu (16/9/2020).

Ketua MGMP Quran Hadis MTs Kulon Progo Isnandar STh.I saat memberikan tausiah. Foto : Istimewa

Koordinator ZIS Miftakhul Munir S.Ag menjelaskan, ada 13 siswa yang diberi santunan dari dana ZIS guru-TU. Orangtua/wali dari siswa yang diberi santunan juga dihadirkan agar terjalin hubungan yang harmonis. Selain mendapatkan santunan dari dana ZIS ketigabelas siswa juga mendapatan santunan dari 2 orang guru berupa uang, beras,sarung dan mukena.

Dalam tauziahnya Isnandar mengungkapkan bahwa bulan Muharam termasuk di antara 4 bulan yang diistimewakan oleh Allah SWT. Muharam adalah bulan mulia namun di masyarakat ada yang menghindari mengadakan acara pernikahan atau untuk bergembira. Ada yang berpendapat bahwa mereka menghindari untuk bergembira disebabkan Muharam adalah bulan duka cita karena bulan itu cucu Rasulullah Hasan Husein dibunuh.

Selain itu banyak peristiwa penting dari para nabi, di antaranya Nabi Ibrahim selamat dari Api Raja Namrud, Nuh selamat dari banjir bandang, Yunus selamat dari ikan laut, Adam bertemu kembali dengan Hawa.

“Dengan datangnya tahun baru artinya kita masih diberi kesempatan Allah menikmati hidup di dunia, jangan dibiarkan berlalu begitu saja namun mesti diiisi dengan peningkatan ibadah kita. Bulan ini bagus digunakan untuk muhasabah atas kekurangan diri kita sehingga di waktu mendatang kita akan menjadi insan yang lebih baik. Gunakanlan bulan ini untuk perbaikan diri menuju lebih baik. Tahun baru adalah momentum menjadi lebih baik agar menjadi orang yang beruntung yaitu golongan orang yang hari ini lebih dari hari kemarin,” katanya. (lip)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here