Home Pendidikan Siswa/Siswi SMP Negeri 1 Gamping Diarahkan Mewujudkan Keluarga Berkualitas

Siswa/Siswi SMP Negeri 1 Gamping Diarahkan Mewujudkan Keluarga Berkualitas

71
0
Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Gamping, Sleman, DIY aktif membaca buku di Pojok Kependudukan sekolah setempat. Foto : Kiriman YB Margantoro

BERNASNEWS.COM – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 1 Gamping, Sleman, DIY memiliki program pendidikan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Hal ini dimaksudkan antara lain agar peserta didik memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan tentang peduli kependudukan.

Selain itu, peserta didik berperilaku yang mencerminkan keluarga yang berkualitas serta memiliki pengetahuan yang utuh tentang masalah dan manfaat kependudukan setempat. Pengertian SSK adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam beberapa mata pelajaran dan atau muatan lokal khusus kependudukan.  

Kegiatan sosialisasi SSK secara terus menerus dilakukan dengan tujuan agar meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa dan seluruh warga sekolah. Pelaksanaan program ini di sekolah dilaksanakan dengan cara menyisipkan di materi pembelajaran dan adanya pojok kependudukan sebagai ikon dari program SSK,” kata Kepala SMP Negeri 1 Gamping Rr Suratiningsih, S.Pd. ketika menerima kunjungan Pegiat Literasi YB Margantoro di sekolah setempat Jalan Wates Km 7 Yogyakarta, Balecatur, Gamping, Sleman, DIY, Senin (10/1/2022).

Menurut Suratiningsih, selain pojok kependudukan dalam SSK terdapat Forum Muda Mudi Peduli Kependudukan, PIK-R dan Bina Remaja di bawah asuhan BKKBN dan jajarannya. Dalam program ini dilaksanakan kampanye Salam Genre dengan slogan Cegah Pernikahan Dini, Tidak Mendekati Narkoba dan Hindari Seks Bebas sehingga terbentuk Remaja Genre : Sehat, Cerdas dan Ceria; Saatnya yang Muda yang Berencana.          

Kepala SMP Negeri 1 Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Rr. Suratiningsih, S.Pd. menerima buku dari Pegiat Literasi Y.B. Margantoro yang berkunjung ke sekolah tersebut, Jalan Wates Km 7 Yogyakarta, Balecatur, Gamping, Sleman, DIY, Senin (10/1/2022). Foto : Kiriman YB Margantoro

“Pada program SSK ada sarana publikasi yang dapat diakses seperti instagram, facebook dan website. Semua kegiatan SSK dimuat dalam media tersebut dengan tujuan agar lebih mempermudah dalam menyebarluaskan informasi masalah kependudukan. Para siswa dan siswi cukup antusias dan aktif berproses di program SSK ini,” kata kepala sekolah.

Sekolah berbasis budaya                 

Rr Suratiningsih, S.Pd mengatakan, selain memiliki program SSK, sekolah yang bervisi Bertaqwa, Unggul, Berbudaya, Berwawasan Lingkungan dan Berwawasan Global ini, juga menekankan sebagai sekolah berbasis budaya. Program sekolah berbasis budaya merupakan amanat dari Perda DIY Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budaya. Perda ini dibuat antara lain didasari pertimbangan bahwa Pemerintah DIY telah menetapkan visi pembangunan DIY tahun 2025 sebagai Pusat Pendidikan, Budaya dan Tujuan Pariwisata Terkemuka di Asia Tenggara dalam lingkungan masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera.  

“Wujud nyata yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Gamping dengan mengenakan budaya adat Jawa gagrak Ngayogyakarta di hari Kamis Pahing atau selapanan, setiap tanggal 15 Mei Hari Jadi Kabupaten Sleman, dan tanggal 31 Agustus Hari Keistimewaan Pemerintah DIY

“Selain itu, kami menggalakkan gerakan membuat batik dengan satu siswa satu kain batik, melukis indah pada caping agar Pak Tani lebih bersemangat dalam mengerjakan sawahnya, serta penerapan unggahungguh dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rr Suratiningsih SPd. (*/lip) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here