Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeTechnologySepeda Indobike Karya Mahasiswa UNY, Sekali Isi Daya Bisa Melaju 60 Kilometer

Sepeda Indobike Karya Mahasiswa UNY, Sekali Isi Daya Bisa Melaju 60 Kilometer

BERNASNEWS,COM — Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merancang sepeda listrik yang dapat menempuh jarak sejauh 60 kilometer dalam sekali charge (pengisian) daya. Sepeda listrik yang dinamai ‘Indobike’ ini merupakan hasil kerjasama dengan C Maxi Alloycast dan ED Aluminium.

Sepeda yang didesain oleh para mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik UNY juga memiliki berat yang lebih ringan dari sepeda biasa. Sepeda listrik ini merupakan bagian dari 143 buah sepeda yang dibuat oleh para mahasiswa. Sebanyak 13 buah diantaranya merupakan sepeda listrik dan sisanya merupakan sepeda jenis manual dan premium. Semua proses pembuatan sepeda ini dilakukan oleh para mahasiswa, mulai dari mendesain rangka, pengecoran, pengelasan, pemotongan hingga pengecatan dilakukan oleh para mahasiswa.

Sepeda listrik ini tak berbeda dengan sepeda lainnya. Begitu dikayuh sepeda langsung bergerak lebih cepat. Sepeda listrik ini menggunakan mesin yang digerakkan battery atau aki kering yang secara otomatis langsung bekerja mendorong sepeda menjadi lebih kencang. Pengguna sepeda ini pun dijamin tak cepat lelah. Hanya dengan satu dua kali kayuhan pedal sepeda langsung melesat. Di bagian stang sepeda, terdapat sebuah alat yang bisa digunakan untuk mengatur kecepatan sepeda ini.

Suasana peluncuran sepeda Indobike karya dari Mahasiswa UNY. (Foto: Kiriman Humas UNY)

Sepeda listrik ini diluncurkan dalam acara Serah Terima Sepeda Program Hilirisasi Riset Sepeda Inobike UNY di kampus UNY Karangmalang Yogyakarta belum lama ini. Hadir dalam acara ini Dekan Fakultas Teknik Prof. Herman Dwi Surjono, PhD dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Prof Dr. Samsul Hadi, Pimpinan ED Alumunium Bambang Cahyana, serta Wedi Santoso dan Kamiarto dari C-Maxi Alloycast.

Juga tampak hadir sejumlah dosen dari Jurusan Pendidikan Teknik Mesin. Menurut Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Dr. Apri Nuryanto, bahwa berat sepeda ini lebih ringan daripada sepeda biasa.

“Kecepatannya bisa diatur, ada beberapa pilihan kombinasi gear seperti layaknya sepeda biasa,” terang Apri.

Dikatakannya bahwa hal ini merupakan terwujudnya riset yang terintegrasi dengan pembelajaran dan pengabdian pada masyarakat serta terwujudnya kerjasama triple helix Academic Business and Government dimana UNY sebagai penyedia konsep riset dan SDM, industri sebagai pelaku usaha yang mengalirkan inovasi dan pemerintah sebagai regulator.

“Hal ini juga merupakan peningkatan daya saing industri melalui inovasi yang diriset bekerjasama perguruan tinggi yang berkontribusi meningkatkan pertumbuhan eknomomi,” papar Apri. Indobike UNY ini masih digunakan secara internal di kampus. “Meski demikian tidak menutup kemungkinan sepeda ini juga dilempar ke pasaran,” imbuhnya.

Salah satu mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Konsentrasi Fabrikasi Fakultas Tekni UNY yang magang di ED Alumunium, Damar Prasetya mengaku senang bisa menimba pengalaman sekaligus terlibat aktif dalam proses pembuatan sepeda listrik UNY.

“Selama ini hanya menguasai pergelasan pelat dan benda datar, sekarang telah menguasai teknik perakitan. Banyak pengalaman baru saya dan rekan-rekan peroleh,” pungkas Damar. (ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments