Home News Seorang Pelaku Klithih yang Ditangkap Polres Sleman Anak di Bawah Umur

Seorang Pelaku Klithih yang Ditangkap Polres Sleman Anak di Bawah Umur

95
0
Tersangka pelaku klitih dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Sleman. Foto: tangkapan layar video di [email protected]

BERNASNEWS.COM – Salah satu dari 6 terduga pelaku klithih atau kejahatn jalanan yang ditangkap Polres Sleman kemarin adalah anak di bawah umur. Sebagian dari 6 pelaku yang ditangkap tersebut berstatus pelajar.

Para terduga pelaku klithih yang ditangkap Polres Sleman tersebut berinisial RM yang berusia 18 tahun, WW berusia 18 tahun, AN berusi 19 tahun, HAPD berusia 19 tahun MF berusia 18 tahun dan MBRK masih berusia 17 tahun.

Dari 6 terduga pelaku klithih yng ditangkap oleh Polres Sleman tersebut, sebagian berstatus sebagai pelajar dan satu orang pelaku, yakni MBRK, masih tergolong sebagai anak di bawah umur.

Polisi menunjukkan salah satu barang bukti berupa gir yang digunakan tersangka pelaku klitih dalam jumpa pers di Polres Sleman. Foto: tangkapan layar video di [email protected]

“Terimakasih kepada jajaran Polres Sleman yang sudah bergerak cepat dalam meringkus aksi ini. Semoga Jogja selalu terjaga keamanan, kenyamanan dan ketentramannya,” tulis Dinas Kominfo DIY dikutip Bernasnews.com dari akun twitter @kominfodiy.

Menurut Dinas Kominfo DIY, Polres Sleman berhasil menangkap 6 pelaku klithih atau kejahatan jalanan yang menganiaya pengendara sepeda motor di Jalan Kaliurang Kilometer 9, Kecamatan Ngaglik, Sleman, pada Senin, 27 Desember 2021 dini hari.

Selain menangkap pr terduga pelaku, Polres Sleman juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, seperti clurit, kapak, kapak bergerigi dan sebagainya.

Polisi menunjukkan barang bukti berupa clurit yang digunakan tersangka pelaku klitih dalam jumpa pers di Polres Sleman. Foto: tangkapan layar video di [email protected]

Akibat penganiayaan yang dilakukan para pelaku klithih tersebut, korban berinisial DHP yang masih berusi 16 tahun itu mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.

Menurut Dinas Kominfo DIY, para pelaku dijerat dengan sejumlah pasal, yakni Pasal 170 dan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta Pasal 80 ayat 2 juncto Pasal 76 C UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Atas penangkapan para terduga pelaku klithih tersebut, sejumlah warganet memberi komentar yang beragam. Ada yang menuntut para pelaku diberi efek jera dengan hukuman seberat-beratnya bahkan hukuman seumur hidup.

Kalo hukuman cuma sebentar dan ringan nanti pas keluar penjara pasti malah disombongin ke gengnya yg lain..,” komentar pemilik akun twitter @AriaMaruf.

Sementara farid / ファリッド pemilik akun @RidjukiJr mengatakan bahwa cara paling efektif ya dimulai dari lingkungan terdekat, keluarga. Orangtua harus tahu pergaulan anaknya bagaimana. Kalau sampai larut malam belum pulang ke rumah seharusnya ya dicari. “Intinya kepedulian sih,” kata Farid. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here