Home News Selesai Pebruari 2022, Dua Bendungan Kering akan Kendalikan Banjir di Jakarta

Selesai Pebruari 2022, Dua Bendungan Kering akan Kendalikan Banjir di Jakarta

57
0
Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Kabupaten Bogor untuk mendukung pengendalian banjir di Jakarta. Saat ini bendungan tersebut sudah selesai 90 persen dan akan selesai pada Pebruari 2022 dari rencana semula selesai akhir tahun 2021 ini. Foto: [email protected]

BERNASNEWS.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Umum (PUPR) membangun dua bendungan kering pertama di Indonesia. Kedua bendungan kering tersebut adalah Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Kabupaten Bogor untuk mendukung pengendalian banjir di Jakarta.

Menurut rencana konstruksi kedua bendungan kering tersebut kan selesai pada bulan Pebruari 2021 dari rencana semula selesai pada akhir tahun 2021 ini. Pengunduran jadwal selesainya konstruksi kedua bendungan kering tersebut disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan kondisi geologi yang sulit.

“Kehadiran dua bendungan kering pertama di Indonesia, yakni Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Kabupaten Bogor telah lama dinantikan untuk mendukung pengendalian banjir Jakarta. Kementerian PUPR menargetkan konstruksi kedua bendungan ini rampung pada Februari 2022, bergeser dari jadwal semula pada akhir 2021 akibat curah hujan tinggi dan kondisi geologi yang sulit,” tulis Kementerian PUPR yang dikutip Bernasnews.com di akun Instagram @kemenpupr yang diunggah pada Minggu, 21 November 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sendiri meminta pelaksana pembangunan bendungan tersebut agar kualitas finishing betul-betul diperhatikan agar bendungan aman dan rapi. Hingga saat ini tercatat progres pembangunan Bendungan Sukamahi sudah mencapai 92 persen dan Bendungan Ciawi 90 persen.

Dikatakan, berbeda dengan bendungan multifungsi yang juga gencar dibangun di berbagai daerah, kedua bendungan ini tidak menampung air untuk keperluan irigasi atau air baku, melainkan untuk mengontrol debit banjir yang masuk ke Jakarta dengan menahan aliran air sebelum sampai ke Bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung.

https://www.instagram.com/kemenpupr/

Menanggapi informasi dar Kementerian PUPR tersebut, sejumlah warganet pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo.

terima kasih pak Jokowi dan pak Basuki semoga infrastruktur di Jabar selesai tuntas dan banjir Jakarta bisa berkurang signifikan dan air minum dan pengairan sawah serta listrik akan bertambah di Jabar . Sehat selalu pak Jokowi dan pak Basuki dan panjang umur,” tulis Tahim_Solin di akun Instagram @tahin_solin.

Sementara Iqbal Ezra di akun @iqbal.ezra mengatakan, kalau di Jakarta sendiri tidak dinormalisasi seperti yang direncanakan oleh BTP dulu , maka bendungan ini tidak akan maksimal.

Sedangkan akun heriiswanto543 menyarankan agar kedua bendungan kering tersebut dikeruk yang dalam agar tanggulnya tidak tinggi-tinggi. “mending tinggi kokoh, ngeri kalo terus terusan ada yg jebol,” kata heriiswanto543. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here