Home Pendidikan Sekolah Tatap Muka di DIY Bisa Dilakukan dengan Sejumlah Syarat

Sekolah Tatap Muka di DIY Bisa Dilakukan dengan Sejumlah Syarat

167
0
Gubernu DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, pada prinsipnya sekolah tatap muka bisa dilaksanakan di daerah dengan level PPKM di bawah 4. Tentunya ada syarat khusus yang tidak bisa ditawar yaitu izin dari pemerintah daerah, izin orangtua murid, penerapan prokes yang sangat ketat dan guru maupun siswa telah divaksin.

Apalagi, dari hasil uji coba sekolah tatap muka selama dua bulan di dua sekolah setingkat SMA di DIY, tidak ada penambahan angka kasus positif baik pada guru maupun murid.  

“Pada prinsipnya, sekolah tatap muka bisa dilaksanakan di daerah dengan level PPKM di bawah 4. Tentunya ada syarat khusus yang tidak bisa ditawar yaitu izin dari pemerintah daerah, izin orangtua murid, penerapan prokes yang sangat ketat dan guru maupun siswa telah divaksin,” kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam rapat bersama jajaran Kementerian Pendidikan RI, Kementerian Kesehatan, jajaran kementerian lainnya serta para gubernur, guna membahas kesiapan masing-masing daerah dalam penyelenggaraan pendidikan tatap muka, Kamis (26/8/2021). Rapat tersebut dipimpin Menkomarvest Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Menkomarvest Luhut Binsar Pandjaitan, pemerintah terus mengupayakan agar penyelenggaraan pendidikan pada anak bisa kembali menggunakan metode tatap muka. Sebab sudah lebih dari satu tahun sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia, metode daring dipilih untuk penyelenggaraan pendidikan.

Sultan HB X mengatakan bahwa yang perlu diingat adalah siswa/siswi SMA bisa diajak dialog dan bisa memahami sehingga mudah mengingatkan terkait penerapan protokol kesehatan. Sementara untuk SMP, pihaknya kurang berani melaksanakan sekolah tatap muka bila anak-anak SMP tidak atau belum divaksin. Karena perilakunya berbeda dengan yang SMA.

Di sisi lain, menurut Sultan HB X yang dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Kamis 26 Agustus 2021, sejauh ini tidak ada masalah dalampenyelenggaraan pendidikan berbasis daring di DIY selama ini. Sebab sudah tidak ada blank spot di DIY sehingga akses anak untuk mendapatkan pendidikan secara daring bisa dijangkau.

Sementara Sekda DIY R Kadarmanta Baskara Aji yang ikut mendampingi Gubernur DIY dalam rapat secara daring tersebut, mengatakan, pada prinsipnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek memang sudah mengizinkan pelaksanaan sekolah tatap muka di daerah dengan level PPKM 1, 2 dan 3.  Salah satu syarat pokok adalah vaksinasi.

Menurut Baskara Aji, di DIY hampir semua guru suda divaksin. “Saat ini tinggal kurang lebih 600 guru yang belum divaksin karena alasan kesehatan,” kata Baskara Aji.

Dikatakan, Gubernur DIY dalam rapat tersebut menyampaikan akan menguji coba sekolah-sekolah yang tenaga pendidik dan anak didiknya sudah divaksin. Itu bisa dimulai untuk uji coba, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Kalau untuk guru hampir semuanya sudah divaksin dan tinggal 600 orang guru yang belum karena ada yang sakit dan ada yang terkonfirmasi positif. Sementara murid atau pelajar baru kurang lebih 23 persen yang sudah divaksin. (lip)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here