Home Pariwisata Sekilas Liputan Monitoring Destinasi Wisata DIY Mengawali Tahun Baru 2021

Sekilas Liputan Monitoring Destinasi Wisata DIY Mengawali Tahun Baru 2021

393
0
Dinas Pariwisata DIY mengawali kegiatan Tahun Baru 2021, terus melakukan monitoring di sejumlah destinasi wisata dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, SU, MEd, Jumat (1/1/2021). Foto: Kiriman Marlina Handayani, Dinpar DIY.

BERNASNEWS.COM — Mengawali kegiatan Tahun Baru 2021, Dinas Pariwisata DIY terus melakukan monitoring di sejumlah destinasi wisata, Jumat (1/1/2021), mulai pukul 09:00 WIB, dan difokuskan pada destinasi yang berada di wilayah Kabupaten Sleman. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, SH, MEd melalui rilis yang dikirim ke Bernasnews.com, Sabtu (2/1/2021).

“Grojogan Watu Purbo yang terletak di Dukuh Bangunrejo, Desa Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman. Menjadi lokasi pertama yang dimonitoring Tim dari Bidang Destinasi,” terang Singgih Raharjo.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyempatkan cuci tangan di sebuah wastafel yang tersedia di Destinasi Grojogan Watu Purbo, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (1/1/2021). Foto: Kiriman Marlina Handayani, Dinpar DIY.

Menurut Singgih Raharjo, pada liburan tahun baru di Grojogan Watu Purbo yang sedang viral akhir-akhir ini relative banyak pengunjungnya terutama pesepeda. Di lokasi telah terdapat fasilitas cuci tangan yang memadai. “Sudah ada petugas yang melakukan checking suhu tubuh pengunjung pada pintu masuk, serta sudah mulai respon apabila ada tamu yg tidak melakukan prokes,” ungkapnya.

Namun demikian, lanjut Singgih Raharjo, masih ditemukan beberapa permasalahan yang perlu menjadikan perhatian bersama, diantaranya, belum maksimalnya manajeman kebencanaan bila terjadi banjir mengingat lokasi ada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) 3. “Misalnya, belum adanya alarm atau pengeras suara untuk peringatan dini. Destinasi ini juga belum diterapkannya reservasi online melalui visiting Jogja,” tegas Singgih.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo (kiri nomor 2) dan Tim Bidang Distinasi saat berkunjung ke Telogo Putri, Kaliurang, Kabupaten Sleman. (Foto: Kiriman Marlina Handayani, Dispar DIY)

Pada kesempatan tersebut, Tim Bidang Distinasi juga sempat bertemu dan berdiskusi dengan Sarjono selaku dukuh setempat didampingi oleh Maryono sebagi operator pengelola. Grojogan Watu Purbo buka setiap hari pukul 06:00 -18:00 WIB dan tidak dikenakan tiket masuk (sukarela), hanya biaya parkir kendaraan.

Sementara, lokasi kedua yang dikunjungi adalah Tlogo Putri Kaliurang yang terletak di Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman. Di lokasi ini meski status Gunung Merapi masih kondisi siaga, ternyata wisatawan masih ada yang berkunjung walau tidak seramai hari libur sebelumnya.

Sarana untuk mendukung pelaksanaan protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan telah disediakan, imbuh Singgih, namun beberapa petugas atau operator belum menerapkan prokes sepenuhnya sehingga penerapan prokes terkesan longgar dan bebas.

“Warung-warung makan masih buka seperti biasa dan penyedia jasa tur lava Merapi oleh American Willys Jeep masih terlihat banyak yang standby maupun beroperasi,” papar orang nomor satu di Dinas Pariwisata DIY itu.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo beserta Tim Monitoring sedang meninjuau Destinasi Blue Lagoon, di Kabupaten Sleman. (Foto: Kiriman Marlina Handayani, Dinpar DIY)

Lokasi terakhir yang dimonitoring oleh Tim Dinpar DIY adalah Blue Lagoon Jogja tepatnya terletak di area Sawah, Widodomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman. Pengunjung relative stabil walau di hari libur pertama tahun 2021, rata-rata 200 pengunjung setiap hari.

Petugas yang ada di Blue Lagoon juga telah menerapkan prokes dengan baik. “Dengan berbagai cerita yang ada di lokasi ini, maka akan menarik jika dibuatkan story telling di visiting Jogja,” tutup Singgih Raharjo selaku Kepala Dinas Pariwisata DIY. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here