Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsSejumlah Pedagang di Kulon Progo Kedapatan Jual Minyak di Atas HET

Sejumlah Pedagang di Kulon Progo Kedapatan Jual Minyak di Atas HET

bernasnews.com – Sejumlah pedagang sembako kedapatan menjual minyak goreng curah diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah. Temuan tersebut didapatkan dari penyelidikan di pasar yang melibatkan Satgas Pangan Polres Kulon Progo bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

DE (45) salah satu warga Giripeni, Wates, Kulon Progo mengaku menjual minyak goreng curah dengan harga Rp 14.500 per liter atau Rp 16.000 per kg. Berdasarkan keterangan, ia mendapatkan minyak goreng dari sales berinisial DS dengan harga Rp 240.000 per jeriken isi 18 liter atau 16 kg. Untuk setiap liternya, DE membeli seharga RP. 13.500 atau RP.15.000 per Kg.

“Dari setiap liter atau Kilogram, DE mengambil selisih Rp 1000. Biaya kantong plastik dobel sebesar Rp 500 dan keuntungannya Rp 500,” kata Kapolres Kulon Progo AKBP Muharomah Fajarini, Minggu (29/5/2022).

Satgas Pangan Polres Kulon Progo pun juga meminta keterangan DS yang menjual minyak kepada DE. Dari keterangan yang diperoleh, DS menjual seharga Rp 13.650 per liter dan Rp 14.550 per kg dengan keuntjngan Rp 500 per liter dan Rp 450 per kg.

Penyelidikan lebih lanjut dilakukan dan didapati keterangan minyak goreng curah tersebut dibeli DS dari Distributor yang beralamatkan Gamping Sleman. Untuk mendapatkan minyak goreng curah, DS memesan terlebih dahulu dan selanjutnya di antarkan ke rumahnya yang berdomisili di Kalurahan Margosari, Pengasih, Kulon Progo.

“Dari keterangan yang diperoleh, DE dan DS tidak mengetahui aturan Penetapan Harga Eceran Tertingggi Minyak Goreng Curah dari pemerintah,” imbuh Fajarini.

Penggalian keterangan terus dilakukan hingga ke penjual sayuran di swbuah pasar yang juga menjual minyak. Dari keterangan IS mengaku pernah dua kali berjualan minyak goreng curah dengan harga Rp 18.000 per botol kemasan 1 liter. Ia mengaku membeli minyak 10 liter dengan harga Rp 17.000 per liternya. Minyak dalam botol kemasan 1 liter tersebut banyak diserbu pembeli dan langsung terjual pada hari itu juga.

“Dari keteranganny, IS juga mengaku belum tahu aturan terkait Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Curah,” tuturnya.

Menanggapi temuan tersebut, Kapolres Kulon Progo mengatakan pihaknya telah meminta untuk berkoordinasi dengan Disperindag Kabupaten Kulon Progo terkait pemantauan HET minyak goreng.

“Terkait temuan ini, saya sudah perintahkan Satgas Pangan dan jajaran agar melakukan koordinasi dengan Disperindag Kabupaten Kulonprogo terkait pemantauan HET migor dengan cara turun langsung ke lapangan sehingga mendapatkan data yang riil. Selain itu Sat Binmas juga saya perintahkan agar berkoordinasi dengan lurah-lurah pasar terkait sosialisasi permendag nomor 11 tahun 2022 dan peraturan -peraturan hukum lainnya,” pungkas Fajarini. ***

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments