Home News Sejumlah Kelonggaran Selama Level PPKM Diturunkan pada 24-30 Agustus 2021

Sejumlah Kelonggaran Selama Level PPKM Diturunkan pada 24-30 Agustus 2021

61
0
Presiden Joko Widodo. Foto: kominfo.go.id

BERNASNEWS.COM – Pemerintah telah memutuskan untuk menurunkan level PPKM di sejumlah daerah, termasuk di Pulau Jawa dan Bali, mulai 24 Agustus sampai dengan 30 Agustus 2021. Ada sejumlah kelonggaran seiring dengan penurunan level PPKM yang diumumkan Presiden Jokowi pada 23 Agustus 2021.

Sejumlah kelonggaran yang dimaksud adalah :

1. Tempat ibadah diperbolehkan dibuka untuk kegiatan ibadah maksimal 25 persen kapasitas atau maksimal 30 orang;

2. Restoran dibolehkan makan di tempat dengan maksimal 25 persen kapasitas, 2 orang per meja dan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00;

3. Pusat perbelanjaan atau mal diperbolehkan buka sampai dengan pukul 20.00 dengan maksimal 50 persen kapasitas, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat yang diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah;

4. Industri berorientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi 100 persen. Namun apabila terjadi klaster baru Covid-19, maka akan ditutup selama 5 hari.

Penurunan level PPKM di sejumlah daerah dilakukan, menurut Presiden Joko Widodo, karena kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan sebesar 78 persen dibandingkan saat puncak kasus pada 15 Juli 2021 yang mencapai 58.000 kasus.

(Baca juga: Plaza Ambarrukmo Dibuka Kembali Mulai 24 Agustus 2021)

Selain itu, angka kesembuhan juga konsisten lebih tinggi daripada angka konfirmasi positif yang membuat angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) nasional berada di angka 33 persen. Sejumlah daerah di Indonesia yang telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik adalah di Pulau Jawa-Bali, penerapan PPKM level 4 dari sebelumnya 67 kabupaten dan kota berkurang menjadi 51 kabupaten dan kota, level 3 dari 59 kabupaten dan kota menjadi 67 kabupaten dan kota dan level 2 dari 2 kabupaten dan kota menjadi 10 kabupaten dan kota.

Selain itu, wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya dan beberapa wilayah kabupaten dan kota lainnya sudah bisa berada pada level 3 mulai tanggal 24 Agustus 2021. Untuk wilayah di luar Pulau Jawa-Bali, Presiden mengingatkan agar tetap waspada meskipun telah menunjukkan perkembangan yang baik pula.

“Level 4 dari 11 provinsi menjadi 7 provinsi, level 4 dari 132 kabupaten dan kota menjadi 104 kabupaten/kota, level 3 dari 215 kabupaten dan kota menjadi 234 kabupaten/kota, dan level 2 dari 39 kabupaten dan kota menjadi 48 kabupaten dan kota,” kata Presiden Jokowi yang dikutip Bernasnews.com dari laman kominfo.go.id yang diunggah Senin, 23 Agustus 2021. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here