Home News Security Tabletop Exercise: “PT Angkasa Pura I Terima Informasi 200 Orang Akan...

Security Tabletop Exercise: “PT Angkasa Pura I Terima Informasi 200 Orang Akan Demo Hasil Pilkada di Bandara Adisucipto”

473
0
Bandara Adisucipto Yogyakarta Gelar Security Tabletop Excercise Menjelang Pilkada Serentak 2020. (Foto: Kiriman Humas PT. Angkasa Pura I)

BERNASNEWS.COM — PT Angkasa Pura I menerima informasi bahwa, Senin (7/12/2020), Jam 09:00 WIB akan ada massa berjumlah 200 orang yang akan berdemonstrasi di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Massa tersebut berasal dari salah satu pasangan calon kepala daerah yang menolak hasil Pilkada 2020 karena ditemukanya kecurangan dalam penghitungan suara. Massa memilih Bandara Adisutjipto sebagai sasaran demonstrasi dengan cara melakukan blokade akses keluar dan masuk di daerah Bandara Adisutjipto.

Paparan tujuan diadakannya Security Tabletop Exercise yang dipimpin oleh Celly Lewerissa, selaku Airport Operations Services, Security, &  Safety Manager Bandara Adisutjipto, Senin (7/12/2020). Foto: Kiriman Humas PT Angkasa Pura I.

Demonstrasi yang dilakukan oleh massa tersebut merupakan skenario dari Security Tabletop Excercise yang digelar di Bandara Adisutjipto, Senin (7/12/2020), menjelang digelarnya Pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020. Kegiatan ini dipimpin oleh Celly Lewerissa, selaku Airport Operations Services, Security, &  Safety Manager Bandara Adisutjipto. Juga dihadiri oleh Kombespol Yusuf Saprudin S.IK, selaku Kabagdukops Badan Intelejen Negara Daerah Istimewa Yogyakarta, serta anggota Airport Security Comitee atau Komite Keamanan Bandara Adisutjipto.

Seorang anggota Airport Security Comitee atau Komite Keamanan Bandara Adisutjipto sedang lakukan latihan tugas pengamanan berdasar skenario yang telah diususun. (Foto: Kiriman Humas PT Angkasa Pura I)

“Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka persiapan keamanan di wilayah bandara menjelang Pilkada serentak yang akan dilakukan pada tanggal 9 Desember 2020. Tujuan dari diadakanya Tabletop Excercise ini adalah untuk perencanaan penanggulangan perbuatan melawan hukum yang terjadi di lingkungan bandara,” ungkap Celly Lewerissa.

Dalam kegiatan ini, komunitas-komunitas yang tergabung dalam Airport Security Comitee melangsungkan simulasi penanganan demonstrasi massa yang tidak puas terhadap hasil pilkada. “Mudah-mudahan dengan simulasi ini, komunikasi antara pihak-pihak yang berwenang dapat terjalin dengan baik. Sehingga segala situasi yang dapat mengancam ketertiban dan keamanan bandara dapat dimitigasi dengan tepat,” tutup Celly Lewerissa. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here