Home News Sebanyak 90 Persen Pelaku Wisata di DIY Sudah Divaksin

Sebanyak 90 Persen Pelaku Wisata di DIY Sudah Divaksin

95
0
Pelaksanaan vaksinasi pelaku wisata di Laguna Pantai Glagah, Kulonprogo, pada Rabu (1/9/2021).Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Sampai saat ini sudah 90 persen atau sebanyak 32.000 pelaku wisata di DIY yang sudah divaksin. Hal ini menyusul pelaksanaan vaksinasi periode ke-25 di Laguna Pantai Glagah, Kulonprogo, pada Rabu (1/9/2021).

Dalam vaksinasi yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, Bupati Kulonprogo Sutejo dan Wabub Kulonprogo Fajar Gegana tersebut, semula ditargetkan sebanyak 1.000 orang yang divaksin, namun karena tingginya antusiasme masyarakat sekitar dan para pelaku wisata di daerah tersebut, maka jumlah yang divaksin melebihi target yaitu 1.200 peserta.

“Saya menghitung ini merupakan pelaksanaan vaksinasi yang ke-25 untuk pelaku pariwisata. Tentu ini merupakan aktivitas untuk mempersiapkan pariwisata Jogja atau DIY menjadi wisata yang aman, sehat baik oleh pelaku pariwisata di Jogja itu sendiri maupun kepada para wisatawan yang akan datang. Mereka akan percaya diri kalau pelaku wisata di DIY sudah divaksin,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo.

Singgih Raharjo yang dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Rabu (1/9/2021) mengatakan dari pelaksanaan vaksinasi kepada para pelaku wisata dan masyarakat di sekitar destinasi wisata ini akan mampu mendukung percepatan vaksinasi. “Saya berharap dengan vaksinasi tersebut bisa menjadikan target 75-80 persen penduduk DIY sudah tervaksin, bisa segera tercapai, sehingga wisata bisa dibuka kembali dan roda perekonomian segera pulih,” kataSinggih. 

Dikatakan, vaksinasi pelaku wisata di DIY selain untuk mendukung percepatan vaksinasi juga untuk menyiapkan pariwisata agar siap dikunjungi saat sudah dibuka kelak. Dalam pembukaan destinasi wisata sendiri ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu verifikasi ulang destinasi wisata dan usaha jasa wisata.  

“Persiapan aktivasi wisata meliputi penyiapan Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau yang dikenal dengan CHSE dan prokes wisata. Selain itu, vaksinasi juga menjadi hal penting lainnya,” kata Singgih.

Sementara Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan bahwa vaksinasi massal ini bukan hanya khusus untuk pelaku wisata dan masyarakat sekitar saja, namun juga bisa diikuti oleh siapa saja yang berkenan dan membutuhkan. Penyelenggaraan vaksinasi ini sebagai bentuk perhatian, kepedulian dan tanggungjawab Pemda DIY kepada seluruh masyarakat termasuk warga Kulonprogo. Karena itu, Sutedjo menghimbau masyarakat agar ikut mengampanyekan vaksinasi pada lingkungan sekitar.

Fajar Gegana, Wakil Bupati Kulonprogo, mengatakan bahwa vaksinasi untuk pelaku wisata menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan pembukaan destinasi wisata bila sudah diizinkan. Walaupun saat ini PPKM DIY masih pada level 4 dan belum ada izin pembukaan destinasi wisata, namun bila sudah ada pelonggaran, destinasi wisata siap langsung beroperasi.

“Saat ini capaian vaksinasi di Kulonprogo sudah 52 persen, dengan hari ini mungkin bisa bertambah jadi 53 persen atau 54 persen. Untuk ketersediaan vaksin masih terus ada. Kami bekerjasama dengan TNI/ Polri untuk vaksiansi. Kami juga sangat mengapresiasi TNI/Polri pada kegiatan ini karena mereka tidak berhenti berperan aktif. Kami juga terus-menerus melibatkan pihak-pihak swasta maupun organisasi untuk melakukan vaksinasi,” kata Fajar. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here