Home News Sebagian Besar Pasien Virus Corona Tertular dari Luar Negeri

Sebagian Besar Pasien Virus Corona Tertular dari Luar Negeri

362
0
Achmad Yurianto, Jubir Pemerintah untuk Urusan virus Corona, dalam jumpa pers di Media Center Istana Kepresidenan, Senin (9/3/2020) pukul 17.45 WIB. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com/repro MetroTV

BERNASNEWS.COM – Hampir semua pasien yang positif terkena virus Corona adalah imported case atau setelah mereka datang dari luar negeri, bukan bagian dari klaster mana pun. Dari 13 pasien yang diumumkan positif virus Coron, Senin (9/3/2020), 7 di antaranya terkena virus Cofid-19 itu setelah pulang dari luar negeri. Dan kebanyakan pasien tersebut pernah bersentuhan atau tertular dari pasien yang sudah terkena sebelumnya, baik di dalam maupun saat di luar negeri. Dan dua dari 13 pasien baru tersebut adalah WNA.

“Sampai hari ini jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 di wilayah Indonesia mencapai 19 orang,” kata Achmad Yurianto, Jubir Pemerintah untuk Urusan virus Corona, dalam jumpa pers di Media Center Istana Kepresidenan, Senin (9/3/2020) pukul 17.45 WIB.

Achmad Yurianto, Jubir Pemerintah untuk Urusan virus Corona, dalam jumpa pers di Media Center Istana Kepresidenan, Senin (9/3/2020) pukul 17.45 WIB. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com/repro MetroTV

Secara rinci, Achmad Yurianto menyebutkan, pasien yang positif terkena virus Covid-19 hampir semuanya pernah bersentuhan satu sama lain atau tertular oleh penderita sebelumnya.

Secara detail ia menyebutkan, pasien nomor 07 adalah seorang perempuan berusia 59 tahun. Kondisinya kini nampak sakit ringan-sedang dan stabil. Pasien ini adalah imported case karena ia baru kembali dari luar negeri. Pada 4 hari lalu ia menunjukkan gejala seperti terkena virus Coronan lalu dilakukan pemeriksaan. “Dan hasilnya hari ini dinyatakan positif,” kata Achmad Yurianto.

Kemudian identifikasi pasien nomor 08 yakni seorang laki-laki berusia 56 tahun. Ia tertular oleh pasien nomor 07 karena keduanya memang suami istri. Kondisinya sekarang menggunakan beberapa peralatan infus dan oksigen karena sebelum kontak dengan 07, ia sudah sakit duluan tapi bukan Corona tapi diare ditambah riwayat diabet. “Sekarang terpapar sakit sedang ke arat berat,” kata Achmad Yurianto.

Kemudian, kasus pasien dengan identifikasi nomor 09 seorang perempuan berusia 55 tahun dan kondisi sekarang sakit ringan sedang tanpa ada penyakit sebelumnya. Pasien ini juga impoted case atau datang dari luar negeri. Kemudian pasien nomor 10 seorang laki-laki berusia 29 tahun WNA. Nampak dalamkondisi sakit ringan sedang. Ini bagian dari tracing atas kasus 01.

Jubir Pemerintah untuk Urusan virus Corona Achmad Yurianto saat memberi keyerangan kepada wartawan dalam jumpa pers di Media Center Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/3/2020) pukul 17.45 WIB. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com/repro MetroTV

Selanjutnya pasien nomor 11 WNA seorang perempuan berusia 54 tahun dan kondisinya saat ini nampak sakit ringan sedang dan bagian dari tracing kontak kasus dengan pasien 01. Kemudian, kasus dengan identifikasi nomor 12 seorang laki-laki berusia 31 tahun sakit ingan sedang juga hasil tracing dari kasus 01.

Kemudian pasien dengan identifikasi nomor 13 seorang perempuan berusia 16 tahun juga tracing dari subklaster pasien nomor 03. Pasien dengan identifikasi nomor 14 seorang laki-laki berusia 50 tahun dengan kondisi ringan sedang yang merupakan imported case.

Sementara pasien nomor 15 seorang perempuan berusia 43 tahun juga imported case. Lalu pasien nomor 16 seorang perempan berusa 17 tahun terkait dengan pasien nomor 15 atau kontak erat dengan pasien nomor 15. Pasien nomor 17 ini merupakan seorang laki-laki berusia 56 tahun yang juga imported case, sementara pasien dengan nomor nomor 18 adalah seorang laki-laki berusia 55 tahun juga imported case. Dan pasien nomor 19 seorang laki-laki berusia 40 tahun dan merupakan imported case. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here