Home Olahraga Sebagai Tuan Rumah PORDA DIY 2022, Sleman Targetkan Medali Emas untuk Sepak...

Sebagai Tuan Rumah PORDA DIY 2022, Sleman Targetkan Medali Emas untuk Sepak Bola

194
0
ASKAP PSSI Sleman yang telah menggelar pemusatan latihan Sepak bola Putra bagi 40 pemaian. (Foto: Kiriman Shavitri Nurmala Dewi)

BERNASNEWS.COM — Perhelatan Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) DIY rencana akan digelar akhir tahun 2022, dengan tuan rumah Kabupaten Sleman. Sebagai tuan rumah berbagai cabang olah raga mulai melakukan persiapan walaupun di tengah keterbatasan suasana pandemi Covid-19.

Seperti halnya yang dilakukan ASKAP PSSI Sleman yang telah menggelar pemusatan latihan Sepak bola Putra bagi 40 pemaian. Dalam proses pemilihan pemain menurut Handoko Sutanto diawali dengan penentuan 4 pelatih dan 3 offisial, kemudian mereka ini bertugas untuk merekrut dari 2 pemain terbaik dari perkumpulan sepak bola yang ada di Kabupaten Sleman.

“Selanjutnya dilakukan seleksi dengan memilih 40 pemain kelahiran maksimal tahun 2001 dan memiliki KTP Sleman, yang diikutkan dalam pemusatan pelatihan yang diadakan di Stadion Tridadi seminggu 3 kali Senin, Rabu, Sabtu,” ungkap Handoko, melalui rilis yang dikirim Kabag Humas Dra. Shavitri Nurmala Dewi, MPA, Minggu (22/8/2021).

Dikatakan, dari latihan ini diharapkan pada bulan Oktober 2021 nanti dapat menentukan 23 sampai 25 pemain inti yang akan menjadi Tim Kabupaten Sleman pada ajang PORDA DIY 2022. “Target medali emas karena Sleman sebagai tuan rumah dan telah menyiapkan pula untuk sepak bola putri, futsal putra dan putri,” jelas Handoko.

Kegiatan pemusatan latihan sepak bola oleh ASKAP PSSI Sleman. (Foto: Kiriman Shavitri Nurmala Dewi )

Sementara Kahudi Wahyu selaku pelatih menyampaikan, bahwa untuk membentuk tim yang tangguh pertama kali yang dilakukan adalah membenahi dengan penguatan prinsip bermain sepakbola. Karena ini merupakan dasar dari bermain sepak bola yang harus dikuasai oleh setiap pemain, misalnya posisioning dan moment.

“Di mana posisi pemain memegang bola dan yang akan menerima bola harus dalam posisi yang benar untuk dapat mengumpan bola dan diolah agar dapat mempertahankan maupun menyerang lawan untuk menghasilkan gol,” ujar Kahudi.

Pihaknya melihat anak-anak Sleman memiliki potensi yang bagus sehingga nantinya bila terseleksi 25 pemain, yang tidak terpilih pun diharapkan masih tetap bisa terpantau perkembangannya sehingga nanti bisa juga naik kualitasnya. “Dengan cara dibentuk wadah apa nanti bisa dipikirkan kemudian,” harapan Kahudi.

Mengatasi kesulitan melatih pemain dimasa pandemi Covid-19, pelatih asli Sleman yang telah lama bergelut di dunia sepak bola ini menanamkan kepada pemain untuk bertanggung jawab terhadap dirinya apabila tidak bisa bermain bersama.

“Bagiamana pemain bisa berlatih sendiri dan bila tidak didampingi pelatih berupaya bagaimana meningkatkan teknik-teknik sepak bola. Kita tidak mau terbelenggu dengan keadaan ini dan selalu menanamkan budaya untuk meningkatkan kualitas diri masing-masing setiap waktu,” tegasnya.

Sukiman selaku Plt Ketua KONI Sleman memberikan apresiasi  terhadap pemusatan pelatihan oleh ASKAP PSSI Sleman. Juga berharap PSSI Sleman dapat mempunyai semangat untuk memilih waktu yang tepat  dalam situasi  pandemi Covid-19 ini.

Dalam pelaksanaan latihan bisa berjalan dengan baik tanpa meninggalkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah. “Sehingga nanti tiba saatnya entry data pemain telah dapat memilih atlit untuk diajukan ke KONI Sleman, yang dapat mewakili Kabupaten Sleman dalam ajang PORDA DIY 2022 mendatang,” pungkas Sukiman. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here