Home Pendidikan SD Negeri Temanggal, Kalasan Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air

SD Negeri Temanggal, Kalasan Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air

82
0
Kepala SD Negeri Temanggal, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DIY Etmi Wahyuni SPd MPd, Narasumber YB Margantoro dan para guru foto bersama seusai road show literasi guru di sekolah setempat, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DIY, Senin (15/11/2021). Foto : Kiriman YB Margantoro

BERNASNEWS.COM – Beberapa kegiatan anak untuk menanamkan nilai-nilai sosial, budaya, agama, cinta tanah air, jiwa wirausaha diterapkan di Sekolah Dasar Negeri (SD N) Temanggal, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DIY. Dalam hal menanamkan nilai-nilai sosial ada kegiatan seperti pembiasaan senyum, sapa, salam, pembiasaan menghargai perbedaan, pembiasaan peduli sesama melalui infak sukarela untuk membantu yang terkena musibah.

“Di bidang kesehatan dan lingkungan ada kegiatan jalan sehat setiap Jumat minggu pertama, kegiatan senam pagi bersama setiap Jumat minggu kedua dan keempat, kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan setiap Jumat minggu ketiga. Kemudian kegiatan ‘Pungut Sampah adalah Sedekah’ dilaksanakan setiap selesai upacara,” kata Kepala SD Negeri Temanggal, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DIY Etmi Wahyuni SPd MPd seusai membuka road show literasi guru di sekolah setempat, Temanggal, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DIY, Senin (15/11/2021).

Road show literasi guru ini diampu oleh Pegiat Literasi Y.B. Margantoro. Acara yang diikuti 12-an orang guru dan mahasiswa PKL ini berlangsung penuh semangat. Para guru cukup aktif dalam dialog dan simulasi literasi.

Suasana diskusi saat road show literasi guru di SD Negeri Temanggal, Kalasan, Sleman, DIY di sekolah setempat, Senin (15/11/2021).(Foto : Kiriman YB Margantoro

Menurut Etmi Wahyuni, pembiasaan untuk menanamkan sikap cinta tanah air meliputi kegiatan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum memulai pelajaran dan pembiasaan mengikuti kegiatan upacara bendera setiap hari Senin. Pembiasaan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan antara lain pembiasan berdoa sebelum memulai kegiatan sesuai agama masing-masing.     

“Khusus untuk kegiatan literasi penunjang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) atau Asesmen Nasional (AN) meliputi pembiasaan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai, peminjaman buku secara jemput bola ke kelas-kelas dan pembuatan jurnal literasi, wajib kunjung perpustakaan, kegiatan lomba cipta atau baca puisi di waktu-waktu tertentu dan pojok baca,” kata di

Berbagai kejuaraan berhasil diraih oleh siswa SD Negeri Temanggal, dari tingkat kecamatan, kabupaten sampai tingkat Asia Tenggara. Banyaknya piala dan piagam berbagai cabang lomba yang diselenggarakan di sekolah, menurut Etmi Wahyuni, merupakan kebanggaan para siswa, guru dan orangtua siswa SD Negeri Temanggal. (YB Margantoro, Pegiat Literasi) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here