Home Pendidikan SD Negeri Jurugentong Melakukan Asesmen Kompetensi Minimal

SD Negeri Jurugentong Melakukan Asesmen Kompetensi Minimal

253
0
Suasana pelaksanaan AKM di SD Negeri Jurugentong, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Foto: Dok SDN Jurugentong

BERNASNEWS.COM – SD Negeri Jurugentong, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul melaksanakan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Pada awal April 2021 dilakukan simulasi AKM, dilanjutkan dengan gladi bersih pada 25 dan 26 Oktober 2021. Sedangkan pelaksanaan tes final pada 15 sampai 16 November 2021.

Menurut Kepala SD Negeri Jurugentong Tumini Tris Mursini SPd, AKM merupakan bagian dari Asesmen Nasional yang juga terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar. Dikutip dari laman Direktorat SD Kemdikbud, AKM Kemendikbud mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif para siswa.

Dikatakan, AKM telah diatur dalam Permendikbudristek Nomor 17 tahun 2021 tentang Asesmen Nasional (AN) AKM. Kebijakan tersebut dilaksanakan dengan tujuan pemetaan perbaikan berkelanjutan mutu sistem pendidikan sehingga mendorong pembelajaran yang dapat menumbuhkan daya nalar dan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Suasana pelaksanaan AKM di SD Negeri Jurugentong, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Foto: Dok SDN Jurugentong

Tris Mursini mengatakan bahwa peserta yang ikut dalam tes AKM adalah siswa kelas 5 berjumlah 30 anak dan 5 cadangan yang dipilih secara acak langsung dari pusat. Peserta dibagi menjadi dua kelas dengan masing-masing kelas 15 siswa.

Selain simulasi dan gladi bersih, siswa juga diberikan pendampingan melalui bimbingan belajar. Materi yang diberikan sesuai dengan materi yang diujikan yaitu tentang literasi, numerasi dan karakter. Pendampingan belajar dilaksanakan melalui daring dan tatap muka.

Karena mulai awal September sekolah telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (TPMT) maka pendampingan dilakukan secara langsung. Diharapkan dengan adanya simulasi, gladi bersih dan pendampingan ini memberi bekal kepada siswa kelas V agar terbiasa mengerjakan tipe soal AKM menggunakan perangkat komputer sehingga sukses dalam pelaksanaan dan hasil,“ kata Tumini Tris Mursini dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Senin 15 November 2021.

Suasana pelaksanaan AKM di SD Negeri Jurugentong, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Foto: Dok SDN Jurugentong

Dikatakan, walaupun beberapa SD di Kapanewon Banguntapan sudah melaksanakan AKM namun masih ada yang menumpang di laboratorium komputer sekolahan lain yang terdekat. Berbeda dengan SD Negeri Jurugentong yang sudah melaksanakan AKM secara mandiri karena didukung dengan fasilitas ruang Lab Komputer beserta jaringan internet yang memadai.

“Tes AKM berjalan lancar, meskipun terdapat beberapa kendala saat simulasi pertama dilaksanakan dan itu pun kendala teknis dari pusat sehingga hanya beberapa siswa yang dapat log in. Karena kendala tersebut tidak semua siswa dapat log in untuk mengerjakan soal simulasi AKM. Untuk pelaksanaan selanjutnya sudah berjalan dengan lancar, siswa pun sudah semakin siap untuk tes final AKM,” kata Tumini Tris Mursini. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here