Home Pendidikan SD Negeri Godean 1 Sleman Mendidik Siswa Aktif dan Percaya Diri

SD Negeri Godean 1 Sleman Mendidik Siswa Aktif dan Percaya Diri

726
0
Guru kelas VI SD N Godean 1 Sleman Fitri Suryani SPd.SD sedang mengajar para siswanya di kelas, Selasa (12/10/2021). Foto YB.Margantoro

BERNASNEWS.COM – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SD N) Godean 1 Kabupaten Sleman, DIY Drs Rahmat Susila mengemukakan, pembelajaran yang dilakukan di sekolah peraih Penghargaan Adiwiyata Kabupaten Sleman 2021 ini mengajak siswa untuk selalu aktif dan membentuk pribadi siswa menjadi lebih percaya diri.  Siswa dilatih untuk dapat bekerjasama dengan memberikan tugas secara berkelompok.

“Guru menggunakan media pembelajaran untuk membantu siswa memahami pelajaran. Lingkungan sekitar juga digunakan untuk sumber belajar. Siswa diberi kesempartan untuk berinteraksi langsung dengan lingkungannya. Misalmya melakukan pengamatan terhadap hewan dan tumbuhan di sekitar. Di akhir pembelajaran, siswa dibimbing untuk menarik kesimpulan. Guru memberikan penilaian di akhir pembelajaran dan tugas untuk persiapan pembelajaran yang akan datang,” kata Rahmat Susila, yang didampingi Guru Bahasa Jawa Achiayadi SPd.SD ketika menerima kunjungan Pegiat Literasi YB Margantoro di sekolah setempat, Jalan Suparjo Nomor Sidoluhur, Godean, Sleman, Yogyakarta, Selasa (12/10/2021).

Kepala SD N Godean 1 Sleman Drs Rahmat Susila didampingi Achiayadi SPd.SD menerima buku dari Pegiat Literasi YB Margantoro di sekolah setempat, Jalan Suparjo Sidoluhur, Godean, Sleman,Yogyakarta, Selasa (12/10/2021). Foto : Kiriman YB Margantoro

SD Negeri Godean 1 yang unggul di bidang akademik, seni dan olahraga ini, menjadi salah satu sekolah model di Kabupaten Sleman untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Sudah dua hari ini, Senin dan Selasa, dilaksanakan PTM untuk kelas tinggi yakni kelas 4, 5 dan 6 sebanyak 50 persen.

Selain memperoleh Penghargaan Adiwiyata 2021 tingkat Kabupaten Sleman dan maju ke tingkat DIY untuk Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBHLS), sekolah ini juga memperoleh beberapa penghargaan lain. Yakni medali perak Pencak Silat Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) 2020 atas nama Ilyas Fakhrudin. Kemudian Juara II Lomba Pantomim Tingkat DIY 2021 atas nama Keisha Shaquila van Allen dan Kiyasa Qotrunada, Juara II Tingkat DIY 2021 atas nama Kiyasa Qotrunada.

“Untuk guru berprestasi antara lain diraih oleh Achiayadi SPd.SD di bidang karya tulis fiksi dan non fiksi tingkat nasional dan Fitri Suryani, S.Pd. di bidang IPA dan Matematika tingkat nasional,” kata Achiayadi yang banyak berkarya tulis Bahasa Jawa dan buku, antara lain Sepatu Bekas dari Tong Sampah (2020).   

Pendidikan budaya dan karakter

Drs Rahmat Susila yang juga menjabat Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman ini mengatakan pentingnya pendidikan budaya dan karakter bagi para siswanya, selain lingkungan hidup, kependudukan, literasi dan sebagainya.

Kepala SD N Godean 1 Sleman Drs Rahmat Susila, Kepala Perpustaan Sekolah Sintakowati SPd dan Guru Achiayadi SPd.SD di ruang perpustakaan sekolah setempat, Selasa (12/10/2021). Foto : YB Margantoro

“Ada tujuh belas item pendidikan budaya dan karakter di SD Negeri Godean 1, yakni religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan dan peduli sosial. Dengan melakukan secara sungguh-sungguh satu hal dari ketujuh belas pendidikan budaya dan karakter ini, dan kemudian menambah satu persatu, saya yakin anak-anak didik kita akan menjadi pribadi yang lebih baik kini dan mendatang,” kata Rahmat Susila.

Sekolah Dasar Negeri Godean 1 Sleman Yogyakarta berdiri tahun 1912. Pada tahun 1912-1938 adalah sekolah HIS, tahun 1939-1946 Sekolah Ongko Loro, tahun 1947-1964 Sekolah Rakyat, dan tahun 1964-sekarang Sekolah Dasar.

Saat ini, status tanahnya adalah Sultan Ground (SG) Hak Pakai. Luas tanah 2.540 m2. Jumlah guru 14 orang, pegawai PNS satu orang, serta guru dan PTT Non PNS 11 orang. Jumlah kelas 12 dengan siswa lebih dari 300 orang. Ektrakurikuler di sekolah ini pramuka, Tuntas Baca Tulis Qur’an (TBTQ), tari, drumband dan komputer.

Suasana lingkungan sekolah cukup kondusif, tempatnya strategis dekat dengan pusat kegiatan masyarakat. Setiap ruang kelas dikemas menarik dengan ilustrasi kedaerahan (Bali, Papua, Madura,dan sebagainya), ada perpustakaan sekolah, tanaman obat dan aneka tanaman di lorong-lorong jalan kelas, pojok kependudukan, kantin, mushola, dan sebagainya. (YB Margantoro, Pegiat Literasi)  

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here