Home News Satu Tangki Pertamina di Cilacap Terbakar, 80 Warga Diungsikan

Satu Tangki Pertamina di Cilacap Terbakar, 80 Warga Diungsikan

46
0
Sebuah tangki berisi produk Pertalite di kilang minyak Pertamina Cilacap,JawaTengah, terbakar pada Sabtu 13 November 2021 pukul 19.20 WIB. Foto: reproMetrotv/Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Sebuah tangki berisi produk Pertalite Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah, terbakar pada Sabtu 13 November 2021 pukul 17.20 WIB. Diduga kebakaran tejadi akibat tersambar petir. Sampai Sabtu malam upaya pemadaman api terus dilakukan, sementara 80 warga sekitar lokasi kebakaran sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Menurut Cecep Supriyatna, Area Manager Pertamina Cilacap, yang dikutip Bernasnews.com dalam siaran pers yang diunggah di laman pertamina.com, Sabtu malam, hingga saat ini petugas pemadam kebakaran terus berupaya secara maksimal untuk melakukan pemadaman kebakaran tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah.

Disebutkan bahwa kebakaran terjadi mulai sekitar pukul 19.20 WIB pada sebuah tangki berisi produk Pertalite. Namun, Pertamina belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Upaya pemadaman dilakukan secara intensive dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor pada tangki yang terbakar, sedangkan untuk tangki di sekitar dilakukan pendinginan dengan water sprinkle guna mencegah merambatnya kebakaran.

Menurut Cecep, Pertamina saat ini juga tengah melakukan pengecekan masyarakat di sekitar area kejadian untuk memastikan masyarakat dalam kondisi aman. Untuk masyarakat yang berlokasi di area terdekat dengan lokasi, dilakukan evakuasi untuk memindahkan masyarakat ke area yang lebih aman.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto. Foto: reproMetrotv/Philipus Jehamun/Bernasnews.com

“Saat ini, Pertamina juga memastikan pasokan BBM dan Elpiji ke masyarakat dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan,” tegas Cecep.

Sementara Bupati Cilacap Tatto Suwarto meminta masyarakat agar tidak panik dan jangan meninggalkan rumah tanpa melapor kepada RT/RW setempat. Sebab, bila masyarakat meninggalkan rumahuntuk mengungsi namun tanpa melapor kepada RT/RW dikhawatirkan rumah yang dalam kosong tanpa penjagaan rawan terjadi pencurian.

Bupati juga berupaya agar masyarakat yang mengungsi tidak sampai lapar dan sakit. “Semua petugas sudah diterjunkan ke lapangan dan berupaya melokalisir warga ke tempat pengungsian,” kata Bupati Cilacap dikutip Bernasnews.com dari wawancara dengan Metrotv, Sabtu malam. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here