Home News Satgas Covid-19 Kelurahan Panembahan Kunjungi Giat Semprotan di RW 08 Suryoputran

Satgas Covid-19 Kelurahan Panembahan Kunjungi Giat Semprotan di RW 08 Suryoputran

286
0
Tim Satgas Covid-19 Kelurahan Panembahan kunjungi Giat Rutin Semprotan Disinfektan oleh Relawan Covid-19 RW 08 Suryoputran, Sabtu (17/7/2021) sore, di Posko nDalem Probodikaran, Jalan Pesindenan, Kampung Suryoputran, Kemantren Kraton, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Dalam rangka pemantauan PPKM Darurat, pelaksanaan giat rutin semprotan disinfektan oleh Relawan Covid-19 RW 08 Suryoputran dikunjungi oleh Tim Satgas Covid-19 Kelurahan Panembahan, Sabtu (17/7/2021), di Posko nDalem Probodikaran, Jalan Pesindenan, Kampung Suryoputran, Kemantren Kraton, Yogyakarta.

Tim Satgas Covid-19 Kelurahan Panembahan dipimpin langsung oleh Lurah Panembahan RM. Murti Buntoro, SH, MIP didampingi Banbisa Koramil Kraton dan Bhabinkamtibmas Polsek Kraton ini, diterima oleh Ketua Kampung (RK) Suryoputran H. Bandrio Utomo, SE, Ketua RW 08 Suryoputran Seno Pratomo dan segenap Ketua RT se RW 08, serta para relawan.

Dalam sambutannya, Bandiro Utomo selaku Ketua Kampung Suryoputran menjelaskan, bahwa pengurus kampung bersama-sama seluruh pengurus RW maupun RT telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. “Juga berulang-ulang mengedukasi warga soal protokol kesehatan, termasuk pemasangan puluhan poster ‘Wajib Pake Masker – Ojo Ngeyel’ di beberapa tempat,” ungkap Bandrio.

Ketua Kampung (RK) Suryoputran H. Bandrio Utomo, SE (kanan) saat memberikan sambutan dalam acara giat rutin semprotan disinfektan oleh Relawan Covid-19 RW 08 Suryoputran, Sabtu (17/7/2021) sore, di Posko nDalem Probodiran, Jalan Pesindenan, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Dikatakan, bahwa terpaparnya Covid-19 pada warga yang cukup meningkat secara signifikan di Kampung Suryoputran diakibatkan dari luar dan bisa dikatakan karena resiko pekerjaan yang harus bertemu banyak orang. “Jika merasa terkonfirmasi Covid-19, warga nggak usah takut atau panik segera lakukan isolasi mandiri di rumah, istirahat dan minum vitamin. Jangan lupa untuk lapor kepada pengurus RT/ RW setempat,” pesan Bandrio.

Sementara saat perbincangan sore itu, Lurah Panembahan Murti Buntoro mengungapkan, bahwa pihaknya tetap selalu optimis karena dalam situasi PPKM Darurat ini semuanya harus bisa legawa. “Legawa dalam arti, itu suatu proses pandemi itu memerlukan waktu untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19. Banyak dinamika dari masyarakat yang mempertanyakan PPKM Darurat, bahwa ini merupakan upaya dari pemerintah pusat untuk mengatasi penyebaran Covid-19, dengan prokes 5 M,” terang Murti.

Selain alat semprot protebel yang digendong Relawan Covid-19 RW 08 Suryoputan juga mempergunakan alat semprot kapasitas besar hasil merangkai sendiri. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Pihaknya berharap warga masyarakat untuk siap memasuki era new normal. Bagaimana masyarakat untuk membiasakan perilaku baru agar kita bisa balance. Masyarakat bisa mendukung atau nyengkuyung arahan dari pemerintah pusat. “Dengan adanya sinergitas ini semuanya bisa teratasi, bukan untuk dihilangkan karena ini pandemi penyakit. Tapi pemerintah selalu optimisi untuk menyikapinya,” ujarnya.

Semuanya perlu proses yang bekelanjutan, imbuh Murti Buntoro, bahwa pihaknya tidak bisa exciting sendiri tanpa ada dukungan dari warga masyarakat. “Tentunya dari yang kecil-kecil dari kita sendiri, dari keluarga, lingkup RT, RW sampai kampung hingga kelurahan,” jelasnya.

Relawan Covid-19 RW 08 Suryoputran terbagi dalam beberapa tugas diantaranya, penyemprot, pembawa amunisi cadangn dan peramu bahan disifektan. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Dalam pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Kelurahan Panembahan, pihaknya bersyukur semuanya melalui proses dan semuanya perlu kerja keras. Tidak hanya sekadar mengoprak-oprak namun harus menumbuhkan hati masing-masing warga. “Sangat berbeda apabila masyarakat telah tumbuh kesadaran, mereka akan memberikan respek (perhatian),” tandasnya.

Seperti diketahui, bahwa giat semprot disinfektan dalam upaya meminimilisir penyebaran Covid-19 di wilayah Kampung Suryoputran diselenggarakan sejak pandemi melanda Indonesia bekisar dua tahun lalu. Relawan RW 08 Suryoputran secara konsisten laksanakan setiap hari Selasa dan Sabtu. “Berhubung akhir-akhir ini terjadi lonjakan kasus yang terpapar. Giat semprot desinfektan lingkungan menjadi tiga kali setiap minggunya, Selasa, Kamis dan Sabtu,” imbuh Seno Pratomo. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here