Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsWalikota: Kesuksesan Sebuah Kota Tergantung Penyediaan Air Bersih

Walikota: Kesuksesan Sebuah Kota Tergantung Penyediaan Air Bersih

BERNASNEWS.COM — Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengungkapkan, jika salah satu permasalahan yang dihadapi berbagai perkotaan di Indonesia adalah pemenuhan hak warga atas air bersih. Hal itu disampaikan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dalam sambutan usai melantik Sarjono sebagai Direktur Teknik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtamarta Kota Yogyakarta, Selasa (29/12/2020), di Grha Pandawa Balikota Yogyakarta.

Sebagai Direktur Teknik PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta yang baru, Sarjono (kanan) menandatangani Pakta Intergritas disaksikan oleh Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. (Foto: Kiriman Hanang, Humas Pemkot Yogyakarta)

Menurut Haryadi Suyuti, tersedianya layanan air bersih bagi seluruh masyarakat erat kaitannya dengan kualitas pembangunan manusia, tingkat kesehatan individu dan masyarakat, serta dalam jangka panjang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi suatu negara. “Kesuksesan sebuah kota sangat tergantung dari kemampuannya mengatasi problem lingkungan hidup, khususnya dalam penyediaan air bersih,” tegasnya.

Dikatakan, secara umum terdapat tiga kendala yang dihadapi oleh kota-kota besar di Indonesia dalam mewujudkan layanan hak atas air bersih. Pertama, urbanisasi yang masih marak terjadi di berbagai wilayah perkotaan di Indonesia sehingga dampaknya meningkatkan permintaan air bersih di perkotaan. Sementara itu, pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali berpotensi pula menambah sampah dan polusi.

Sarjono sebagai Direktur Teknik PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta yang baru mendapatkan ucapan selamat dan pesan dari Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti usai pelantikan, Selasa (29/12/2020). Foto: Kiriman Hanang, Humas Pemkot Yogyakarta.

Kedua, adalah kebocoran pada sistem pipa yang sudah terbangun sehingga PDAM mengalami inefisiensi. “Air tidak berekening (berbayar) ini tidak hanya menyebabkan kerugian finansial PDAM, tetapi juga menyebabkan volume air dan tekanan yang mengalir ke sambungan rumah menjadi berkurang,” ungkapnya.

Ketiga, adalah terjadinya kerusakan lingkungan yang dapat menurunkan kualitas sumber air baku. Maraknya urbanisasi juga menurunkan daya dukung lingkungan dalam bentuk menurunnya kualitas dan kuantitas air baku.

Berdasarkan pada tiga penyebab tersebut, Walikota berharap Direktur Teknik yang baru saja dilantik dapat membaca fenomena tersebut dan mengantisipasi segala hal yang akan terjadi pada masa mendatang dengan menyusun rencana kerja strategis.

“Keluarlah dari zona nyaman, ciptakan perubahan, lakukan pekerjaan tidak sebatas rutinitas namun berdasar priotitas, gebrakan out of the box dan inovasi merupakan bagian yang harus dilakukan untuk memajukan PDAM Tirtamata,” tegas orang nomor satu di Pemkot Yogyakarta itu.

Sarjono sebagai Direktur Teknik PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta beserta istri (kiri) mendapat ucapan selamat dari Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Kiriman Hanang, Humas Pemkot Yogyakarta)

Sementara itu, Direktur Utama PERUMDA PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta Majiya mengatakan, jika PDAM Tirtamarta Yogyakarta terus melakukan revitalisasi infrastruktur sebagai salah satu upaya untuk menggaet lebih banyak pelanggan, dan diharapkan mampu menambah pelanggan pada tahun 2021.

Berbagai revitalisasi infrastruktur, lanjut Majiya,  telah dilakukan salah satunya adalah penggantian jaringan pipa berusia tua. Perbaikan jaringan pipa tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas air yang mengalir ke pelanggan termasuk saat musim kemarau.

“Saat ini, total pelanggan PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta kurang lebih mencapai 32.000 orang. Harapannya, pada akhir 2021 akan bertambah menjadi 34.000 pelanggan,” pungkas Majiya. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments