Home Opini Sambutan Walikota Yogyakarta pada Malam Tasyakuran HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI

Sambutan Walikota Yogyakarta pada Malam Tasyakuran HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI

258
0
Sambutan Walikota Yogyakarta dalam Malam Tasyakuran HUT ke 74 Kemerdekaan RI. (Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Assalau’alaikum Wr.Wb. Salam sejahtera untuk kita semua. Merdeka! Seluruh warga Kota Yogyakarta yang saya cintai. Besok pagi, tanggal 17 Agustus 2019 insya Allah kita akan memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74. Besok pagi, seluruh bangsa ini akan menundukkan kepala mengenang jasa semua Pahlawan Bangsa. Pahlawan yang telah gugur dan ikhlas mendarmabaktikan hidupnya dalam perjuangan panjang merintis dan mengantarkan Indonesia merdeka.

Para pahlawan itu tidak pernah menyampaikan keharuman namanya, bagaikan bunga mawar yang tak pernah mempropagandakan harum semerbaknya. Kalau kata Bung Karno,”Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, namun dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya.” Karena itu malam ini mari kita hirup semerbak keharuman nama para pahlawan dan resapi dalam-dalam. Lalu mari kita tekadkan diri untuk menjaga keharuman itu dengan meneruskan perjuangan mereka membangun kejayaan bangsa ini,

Tentu tak lupa kita juga menyadari bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia adalah atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dengan didorong oleh keinginan luhur. Karena itu sudah seharusnya kita bersyukur atas karunia kemerdekaan ini. Mari kita syukuri anugerah kemerdekaan ini, kita syukuri anugerah Tanah Air yang mulia ini dengan segala kekayaan alam dan budayanya.

Warga Yogyakarta tercinta. Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa pada tahun ini bangsa kita telah berhasil melalui pelaksanaan pesta demokrasi. Melalui pemilihan umum telah terpilih wakil rakyat di DPR dan DPRD, wakil daerah di DPD, dan juga Presiden Republik Indonesia. Tentu kita ingat, dalam demokrasi kita siapa pun yang terpilih jadi wakil rakyat, wakil daerah dan presiden, yang menang tetaplah rakyat Indonesia.

Khusus kepada wakil-wakil rakyat yang terpilih menjadi anggota DPRD di Kota Yogyakarta, saya mengucapkan selamat bertugas dan mari kita bekerjasama untuk mengemban amanah rakyat kota Yogyakarta. Melalui kerjasama yang baik antara pemerintah kota Yogyakarta sebagai pemegang kekuasaan eksekutif dan segenap anggota DPRD kota Yogyakarta sebagai pemegang kekuasaan legislative, serta atas dukungan masyarakat Yogyakarta maka insya Allah kita akan bisa bersama-sama membangun kota Yogyakarta yang keren dan ngangeni.

Selama ini pemerintah kota Yogyakarta melalui berbagai programnya, dengan melibatkan berbagai pihak, konsisten membangun kota yang kita cintai ini terus tumbuh dan berkembang maju. Tubuh pula kecintaan pada Yogyakarta karena menjadi kota yang nyaman huni, sehingga banyak yang selalu kangen pada kota ini. Dan yang tak boleh dilupakan adalah, tumbuh pula budaya prestasi di kota Yogyakarta ini, terutama di lingkungan pemerintahan kota Yogyakarta.

Dari akhir tahun 2018 hingga pertengahan tahun 2019 ini saja, banyak penghargaan diraih oleh pemerintah kota Yogyakarta. Beberapa prestasi itu salah satunya adalah sebagai Kota dan Kabupaten dengan pelayanan publik terbaik dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Bersamaan dengan pemberian penghargaan itu, Walikota Yogyakarta juga mendapatkan penghargaan sebagai Pembina pelayanan publik dengan kategori sangat baik. Juga dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia pula, alhamdulillah Kota Yogyakarta juga mendapat penghargaan predikat BB atau Sangat Baik dalam penyerahan Laporan Hasil Sistem Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan.

Kota Yogyakarta juga mendapat penghargaan dalam pengelolaan anggaran. Antara lain sebagai kota terbaik dalam pengelolaan APBD atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk kategori ketepatan alokasi APBD bidang ekonomi. Juga Pemerintah Kota Yogyakarta berhasi mempertahankan sepuluh kali berturut-turut hasil pemeriksaan dari BPK berupa opini WTP atau Wajar Tanpa Perkecualian yang merupakan nilai terbaik dalam standard akutansi sekotor publik.

Beberapa prestasi Kota Yogyakarta lainnya antara lain ialah juga sebagai kota dengan kendaraan yang berkeselamatan terbaik dari Kementerian Peerhubungan Republik Indonesia, Penghargaan Anugerah Ekapraya kategori utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, dinobatkan salah satu Kota peraih Smart City Award 2018 dari Kementerian Kominfo Republik Indonesia, peraih Harmoni Award 2018 dari Kementerian Agama Republik Indonesia, peroleh Penghargaan Satyalancana Pembangunan atas kontribusi dalam menyukseskan program Kependudukan dan KB, Penghargaan Pakarti Madya II Tingkat Nasional bagi RW 01 Pringgokusuman sebagai Pelaksana Terbaik Lomba Kesatuan PKK, serta berbagai prestasi lainnya yang tak mungkin bisa saya sampaikan semua dalam kesempatan kali ini.

Saudara-saudaraku warga Kota Yogyakarta tercinta. Prestasi-prestasi yang didapat oleh Kota Yogyakarta sesungguhnya adalah prestasi kebersamaan kita semua. Prestasi-prestasi itu adalah prestasi masyarakat Yogyakarta, prestasi seluruh seluruh aparat pemerintah kota Yogyakarta, prestasi Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta, dan juga prestasi wakil-wakil rakyat kota Yogyakarta. Semuanya memiliki kontribusi atas lahirnya prestasi-preatasi tersebut.

Dalam skala nasional, prestasi-prestasi yang diraih oleh kota Yogyakarta sesungguhnya adalah bagian dari kontribusi kota Yogyakarta untuk membangun Indonesia Maju dengan SDM yang unggul. Karena itu kalau tema Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia secara nasional pada tahun ini adalah “SDM Unggul Indonesia Maju”, maka insya Allah kota Yogyakarta telah jauh-jauh hari memberi kontribusi untuk langkah menuju Indonesia Maju dengan SDM yang unggul. Prestasi-prestasi Yogyakarta adalah prestasi untuk Indonesia Maju dengan kualitas SDM yang unggul.

Namun saudara-saudaraku sekalian. Kita harus ingat bahwa prestasi-prestasi yang kita dapatkan itu, harus dapat dirasakan manfaatnya kota Yogyakarta. Karena itu saya telah perintahkan kepada segenap aparat pemerintah kota Yogyakarta dan terus saya ingatkan untuk selalu mendengar aspirasi dan masukan-masukan dari warga kota Yogyakarta. Respon pengaduan berbasis android dalam aplikasi JSS, singkatan dari Jogja Smart Service atau Jogja Siap Solusi, akan terus kami optimalkan. Melalui aplikasi JSS ini pemerintah kota siap menerima pengaduan dan secepatnya mengusahakan solusinya. Dalam aplikasi JSS juga terdapat layanan kedaruratan, yaitu berkaitan denga kejadian gawat kedaruratan, penyelematan jiwa, dan kebakaran. Juga ada layanan kelurahan dan kecamatan, serta berbagai layanan lainnya, untuk kemudahan warga Yogyakarta.

Saudara-saudaraku warga Yogyakarta yang saya banggakan. Perlu saya sampaikan juga bahwa pada tanggal 27 Juni 2019 yang lalu, pemerintah kota Yogyakarta juga telah meluncurkan aplikasi baru untuk melengkapi JSS tersebut yang kami beri nama “Nglarisi”. Nglarisi ini merupakan aplikasi belanja jamuan rapat di lingkungan Pemkot Yogyakarta hingga sampai kelurahan yang ditujukan kepada pengusaha kuliner peserta program Gandeng Gendong.

Melalui aplikasi ini, pengusaha yang kulinernya dibeli oleh institusi pemerintah kota Yogyakarta melalui program Gandeng Gendong tidak akan lagi mengalami penundaan pembayaran pesanan. Yang deikian agar program Gandeng Gendong benar-benar memberi manfaat untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat Yogyakarta. Kami akan pastikan bahwa aplikasi itu benar-benar bisa mendukung kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan program Gandeng Gendong.

Sekedar mengingatkan bahwa Gandeng Gendong merupakan program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan 5 sasaran yang dituju yang dikenal dengan 5 K. Yaitu Kampung, Kampus, Pemerintahan Kota (Pemkot) Yogyakarta, Korporat, dan Komunitas. Kelima pihak ini memiliki peranan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Yogyakarta. Yang kuat menggendong yang lemah, dan kemudian salaing bergandeng untuk maju bersama.

Program Gandeng Gendongterus dikembangkan sesuai dengan tema pembangunan daerah kota Yogyakarta tiap tahunnya. Tema pembangunan tahun 2019 ini ialah “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Mendorong Pemerataan Pembangunan”. Dalam hal ini program Gandeng Gendong menjadi bagian penting dari usaha pemerataan pembangunan. Di tahun 2019 ini program Gandeng Gendong didukung dua program ikutannya, yaitu program Do It Kampung dan Dodolan Kampung. Keduanya adalah wujud nyata dari tekad kami untuk Mbangun Kampung Nata Kutha. Tujuan utama tiada lain adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan.

Inti dari program Do It Kampung ialah mendorong tiap kampung merencanakan apa yang bisa dilakukan oleh kampung dengan dana kelurahan yang begitu besar dan apa yang bisa kamppung lakukan sehingga warganya bisa menghasilkan uang untuk menambah penghasilan. Sedangkan program Dodolan Kampung mempunyai tiga makna yang berangkat dari kearifan lokal. Pertama, bermakna “Do Dolan Neng Kampung” yang artinya bermain ke kampung, mengenalkan kampung ke publik dan anak cucu, serta menghidupkan kampung sebagai sarana silaturahmi dan menjadikan tempat wisata. Kedua, bermakna “Dodolan Kampung” yang berarti membangkitkan, membangun dan menjual seluruh potensi yang beerada di kampung baik UMKM maupun wisatanya sehingga memacu kreatifitas kampung untuk meningkatkan kesejahteraan. Dan yang ketiga bermakna “Ngedol Kampung” dengan membuat branding kampung atau membangun keunggulan dan kekhasan sehingga menarik dan terkenal agar pihak luar tertarik datang dan ikut membangun kampung.

Saudara-saudaraku seluruh warga kota Yogyakarta yang saya cintai. Seluruh program yang dijalankan oleh pemerintah Kota Yogyakarta merupakan usaha untuk mewujudkan Yogyakarta menjadi kota yang semakin keren dan ngangeni. Keren, berarti maju dan penuh prestasi. Ngangeni, berarti nyaman huni dan memberi kesan yang tak mudah dilupakan. Pada awal Agustus lalu, kita juga telah me-launching program baru “Gandes Luwes” yaitu membangun nilai-nilai keistimewaan, membangun ke-Yogyakarta-an dalam bentuk seni, budaya, desain arsitektur maupun tata nilai dan sikap yang menunjukan karakter ke-Yogyakarta-an. Harapannya seluruh warga Kota, terutama sejak anak-anak sudah mengenal seni budaya Yogyakarta, tata-sikap-perilaku yang menunjukan sopan santun sebagai orang Jogja. Bangunan dan visual yang menguatkan karakter lingkungan yang ada di Jogja.

Insya Allah dengan semangat gotong royong agawe majune Ngayogyakarta, saya Walikota Yogyakarta, Drs. H. Haryadi Suyuti bersama Wakil Walikota Yogyakarta, Dr. Heroe Poerwadi, MA, dengan dukungan seluruh aparat pemerintah dan warga kota ini akan bisa mewujudkan kota Yogyakarta semakin keren dan ngangeni, secara berkelanjutan. Dan sebelum saa akhiri pidato ini, akan saya kutipkan kata-kata penuh semangat dari Ki Hajar Dewantara, bapak pendidikan dan pahlawan nasional asli Yogyakarta. Dalam sebuah kesempatan Ki Hajar pernah menyampaikan sebagai berikut: “Di mana ada kemerdekaan di situlah harus ada disiplin yang kuat. Sungguh pun disiplin itu bersifat self-disiplin, yaitu kita sendiri mewajibkan dengan sekeras-kerasnya. Dan peraturan yang demikkian itu harus ada di dalam suasana merdeka.” Demikian pesan Ki Hajar Dewantara.

Mari camkan pesan tersebut agar kita bisa menghayati akna kemerdekaan dalam semangat kedisiplinan. Insya Allah dengan sikap disiplin segala yang kita cita-citakan dapat kita capai. Semoga Allah SWT memberi rahmat dan hidayah kepada kita semua, kepada seluruh warga kota Yogyakarta dan kepada segenap bangsa Indonesia. Amin. Maju Indonesiaku, Keren dan Ngangeni Kotaku, Salam Indonesia, Salam Yogyakarta! Merdeka! Wassalamu’alaikum Wr. Wb. (Walikota Yogyakarta, H. Haryadi Suyuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here