Sambut Tahun Ajaran Baru, SMA Kolese De Britto Vaksin 1.000 Siswa dan Keluarganya

    271
    0
    Kegiatan vaksinasi Covid-19 di SMA De Britto Yogyakarta pada Minggu, 11 Juli 2021. Foto : Humas SMA De Britto

    BERNASNEWS.COM – Menyambut tahun ajaran baru 2021/2022, SMA Kolese De Britto Yogyakarta menyelenggarakan vaksinasi Covid 19 di sekolah tersebut. Sebanyak 1.000 vaksin diberikan kepada siswa, keluarga siswa, alumni dan keluarga pegawai. Kegiatan ini merupakan kerjasama sekolah, Tim Satgas Covid 19 JB, Satgas Covid Alumni JB dan JB medis.

    HJ Sriyanto, Humas JB, dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Minggu (11/7/2021), mengatakan, vaksinasi untuk siswa dan keluarga De Britto ini dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 dan upaya pengendalian pandemi Virus Corona. Selain itu, kegiatan ini sebagai bagian persiapan pembelajaran tatap muka terbatas.

    Menurut rencana, pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan dua kali, yaitu pada hari Minggu, 11 Juli 2021 dan 18 Juli 2021 mulai pukul 08.00 WIB. Kuota vaksinasi untuk masing-masing tanggal sebanyak 500 orang.

    Suasana kegiatan vaksinasi Covid-19 di SMA De Britto Yogyakarta pada Minggu, 11 Juli 2021. Foto : Humas SMA De Britto

    Pada Minggu, 11 Juli 2021 vaksinasi diprioritaskan untuk para siswa dan keluarga inti siswa. Sedangkan untuk Minggu, 18 Juli 2021 diprioritaskan bagi para siswa yang belum vaksin pada 11 Juli 2021, alumni dan keluarga pegawai.

    Kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Puskesmas Depok III dan Polsek Depok Barat. Vaksinasi untuk usia 7-12 tahun di Sleman dimulai tanggal 5 Juli 2021. SMA Kolese De Britto merupakan sekolah pertama di Sleman yang menyelenggaraan vaksinasi untuk anak usia sekolah.

    Kegiatan vaksinasi Covid-19 di SMA De Britto Yogyakarta pada Minggu, 11 Juli 2021. Foto : Humas SMA De Britto

    Diharapkan dengan kegiatan ini semua siswa SMA Kolese De Britto sudah mendapatkan vaksin dan mengurangi resiko mereka terpapar virus Covid 19.  Dan bila saatnya pemerintah membuka kembali sekolah, meski masih untuk pembelajaran tatap muka terbatas, para siswa sudah siap mengikutinya. Dengan demikian penyelenggaraan sekolah bisa lebih siap dan berjalan aman. (lip)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here