Home News RW 08 Suryoputran Pecah Telor, Giat Semprotan Covid-19 Jadi 3 Kali Seminggu

RW 08 Suryoputran Pecah Telor, Giat Semprotan Covid-19 Jadi 3 Kali Seminggu

247
0
Akibat terjadi pecah telor ada warga yang terpapar Covid-19 di RW 08 Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta. Giat semprotan disinfektan dimaksimalkan enjadi 3 kali seminggu. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Sehubungan dengan meningkatnya kasus yang terpapar Covid-19 dan menindaklanjuti Instruksi Gubernur DIY Tentang Kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat, Ketua dan Pengurus RW 08 beserta Ketua RT 24, 25, 26, 27 dan 28 Suryoputran bersepakat giat penyemprotan disinfektan lebih dioptimalkan dari 2 kali setiap Sabtu dan Selasa, menjadi 3 kali setiap minggunya yaitu hari Sabtu, Kamis dan Selasa.

Relawan Covid-19 RW 08 Suryoputan yang merupakan perwakilan dari RT 24 sd RT 28 bersatu padu menyiapkan peraltan semprot dan bahan disinfektan, Sabtu (16/1/2021), di Posko Darurat Covid-19 RW 08 Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kcamatan Kraton, Yogyakarta. (Tedy Karttyadi/ Bernasnews.com)

Hal itu disampaikan Ketua RW 08 Suryoputran Seno Pratomo dalam pengarahan dan koordinasi giat semprot rutin dalam rangka meminimalisir dampak pandemi Covid-19, Sabtu (16/1/2021), di Posko Darurat Corona RW 08 Suryoputran, nDalem Probodikaran, Jalan Pesindenan, Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta.

“Peningkatan secara signifikan kasus terpapar Covid-19 termasuk wilayah RW 08 Suryoputran yang 3 hari lalu ada kasus 2 warga yang terpapar menjadi keprihatinan kita semua. Menjadikan wilayah kita akhirnya pecah telor juga memiliki warga yang terpapar dan menjadi sama dengan wilayah RW lainnya di Kampung Suryoputran,”ungkap Seno Pratomo.

Ketua RW 08 Suryoputran Seno Pratomo saat memberikan pengarahan dan koordinasi dalam giat semprotan, Sabtu (16/1/2021). Foto: Tedy Kartydi/ Bernasnews.com.

Menurut Seno, pengurus kampung dan pengurus RW semuanya telah berupaya maksimal dalam mencegah meluasnya pandemi agar jangan sampai masuk ke wilayah kampung Suryoputran. Selain dengan giat semprotan disinfektan juga selalu memberikan informasi dan edukasi tentang Covid-19 melalui grup-grup whatsapp warga maupun corong suara.

“Bisa jadi terpaparnya dari luar wilayah, merupakan konsekwensi resiko pekerjaan atau profesi warga. Jadi ya harus bagaimana karena itu menyangkut ekonomi warga. Pengurus kampung dan RW bisanya hanya mengimbau dan selalu mengingatkan warga untuk laksanakan protokol kesehatan. Untuk giat semprotan kita tambah menjadi 3 kali seminggu sampai tanggal 26 Januari 2021,”ujarnya.

Giat semprotan disinfektan dalam rangka pencegahan Covid-19 dilaksanakan konsisten sejak awal terjadinya pandemi. Setiap relawan perwakilan dari RT dilakukan berpasangan petugas penyeprot dan pembawa disinfektan cadangan untuk isi ulang. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Sementara Ketua Kelurahan Siaga (Kesi) Paseban Kelurahan Panembahan Putu Agung menambahkan, seluruh warga jangan sampai kendor terus terapkan protap kesehatan cegah Covid-19. Juga tingkatkan imunitas atau daya tangkal masing-masing terhadap penyakit. “Dengan cara istirahat cukup, olahraga teratur, makan bergisi seimbang, hindarkan stress, serta berjemur matahari pagi sampai tubuh berkeringat,”terang Putu Agung.

Dalam upaya pencegahan meluasnya pandemic di wilayah Kalurahan Panembahan, lanjut Putu Agung, Kesi Paseban membagikan padasan di tingkat RW untuk cuci tangan, pembagian masker dan beberapa kali kerjasama dengan Komunitas Panembahan Semanak Yogyakarta (KPSY) komunitas radio komunikasi antar warga Panembahan dan sekitarnya menggalang dana untuk giat semprotan mandiri, serta sosialisasi pencegahan Covid-19. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here