Monday, August 8, 2022
spot_imgspot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsRSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Tambah 65 Ruang Isolasi ICU untuk Pasien Covid-19

RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Tambah 65 Ruang Isolasi ICU untuk Pasien Covid-19

BERNASNEWS.COM — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, MSc melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta, Selasa (27/7/2021). Kunjungan tersebut dalam rangka memastikan pembangunan ruang isolasi Intensive Care Unit (ICU) segera dibangun di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

“Dengan memanfaatkan lahan parkir di lantai 3 di Gedung Parkir, RSUP Dr. Sardjito dengan didukung pemerintah terus berbenah untuk memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang membutuhkan di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkap Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dr. Eniarti, MSc, Sp, KJ, MMR.

Dikatakan, di gedung parkir ini akan dibangun ruang ICU dengan kapasitas 65 tempat tidur disertai berbagai perlatan medis untuk menunjang sebagai ruang Isolasi Intensive. Lonjakan pasien Covid-19 yang terjadi di beberapa wilayah, termasuk Yogyakarta menyebabkan tingkat ketersediaan tempat tidur pasien terbatas.

“Tercatat pada hari ini (Selasa, 27/7) persentase penggunaan tempat tidur pasien atau Bed Occupancy Ratio (BOR) Ruang Intensive Covid-19 mencapai 91.89, di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Seiring hal tersebut, untuk mengatasi dan memberikan kepada masyarakat dilakukanlah penambahan Ruang Isolasi ICU,” terang dr. Eniarti.

Dari perencanaan 65 tempat tidur itu, lanjur dr. Eniarti, sebanyak 62 akan digunakan sebagai ruang isolasi intensive care. Sedangkan dua tempat tidur akan dipergunakan untuk ruang cuci darah pasien terkonfirmasi Covid-19 dan satu tempat tidur untuk penempatan Extracorporal Membrane Oxygenator (ECMO) yang memfaslitasi sementara fungsi paru-paru dan jantung pasien Covid-19 selama masa pemulihan.

Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dr. Eniarti, MSc, Sp, KJ, MMR (kanan) bincang-bincang dengan Menteri PUPR Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, MSc saat kunjungan, Selasa (27/7/2021), di Gedung Parkir RSUP Dr. Sardjiot Yogyakarta. (Foto: Kiriman Humas RSUP Dr. Sardjito)

Sebagai rumah sakit vertikal Tipe A yang merupakan unit pelayanan teknis Kementerian Kesehatan, maka dalam penanganan kasus Covid-19 ini akan lebih terfokus pada pasien berat dan kritis. Penanganan Covid-19 sampai akhir bulan Juli 2021 masih terus bertambah.

Pada awalnya, RSUP Dr. Sardjito semula mendedikasikan sejumlah 303 tempat tidur bagi pasien Covid-19. Kini telah ditambah sehingga total mencapai 492 tempat tidur. Dari total 492 tempat tidur tersebut, khusus ruang intensive sudah disediakan 188 tempat tidur dan ruang isolasi rawat inap sejumlah 304 tempat tidur.

“Selain itu, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta telah menyiapkan tambahan 2 isotank atau tempat penampungan oksigen sentral yang mampu menampung 20 ton oksigen liquid yang pemenuhannya berkolaborasi bersama pemerintah dan BUMN. Dengan penambahan dua isotank ini diharapkan pemenuhan oksigen bagi pasien lebih terjamin karena adanya tampungan yang lebih besar,” kata dr. Eniarti.

Sementara dalam kunjungannya itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan, bahwa DIY membutuhkan minimal 200 tempat tidur ruang isolasi intensif bagi pasien Covid-19. “ RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta ini merupakan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 membutuhkan setidaknya 200 ruang isolasi intensif, dimana saat ini telah tersedia 150 ruangan. Sehingga diharapkan dengan penambahan 65 ruangan lagi, akan mampu memfasilitasi kebutuhan masyarakat DIY,” tegas Basuki. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments