Home News RSUP Dr Sardjito Tes Kesehatan Balon Bupati-Wakil Bupati di DIY

RSUP Dr Sardjito Tes Kesehatan Balon Bupati-Wakil Bupati di DIY

274
0
Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Kabupaten Sleman foto bersama dengan Tim Medis dan KPU Kabupaten Sleman. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Pilkada serentak digelar di Indonesia pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, berbagai persiapan jelang Pilkada sudah dilakukan jauh hari oleh masing-masing Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Termasuk tes kesehatan bagi pasangan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati di DI Yogyakarta, antara lain, Sleman, Bantul, dan Gunungkidul.

Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, dr Rukmono Siswishanto, Sp.OG (K), M Kes melalui rilis yang dikirim ke Bernasnews.com, Senin (7/9/2020), menjelaskan, sesuai keputusan KPU tentang pedoman teknis standar kemampuan jasmani dan rohani serta standar pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan atau walikota dan wakil walikota tahun 2020, maka diamanahkan pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Pemerintah Tipe A.

“Terkait hal tersebut, RSUP Dr. Sardjito telah ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk Kabupaten Sleman, Bantul, dan Gunungkidul,” jelas dr. Rukmono.

RSUP Dr. Sardjito melaksanakan pemeriksaan untuk bakal calon bupati dan wakil bupati, tanggal 7 – 10 September 2020, di tiga kabupaten tersebut. “Adapun tahap pertama yang dilakukan tes kesehatan adalah pasangan dI Kabupaten Bantul, tanggal 7-8 September 2020, untuk dua pasangan balon bupati dan wakil bupati yang kesemuanya Pria,” ungkap dr. Rukmono.

Selanjutnya untuk Kabupaten Sleman, tanggal 8-9 September 2020, 3 pasangan balon bupati dan wakil bupati, 4 pria dan 2 wanita. “Adapun untuk Kabupaten Gunungkidul, tanggal  9-10 September 2020,  untuk 4 pasangan balon bupati dan wakil bupati, 7 pria dan 1 wanita,” terang dr. Rukmono.

Sementara pemeriksaan kesehatan itu mengacu pada Keputusan KPU, Nomor: 412/2020, dilakukan pemeriksaan fisik diantaranya, Kesehatan Medik-Fisik-Psikiatri, Kesehatan Psikologi, Bebas Penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika. Dalam pemeriksaan kali ini RSUP Dr. Sardjito berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY, BNN DIY, dan HIMPSI (Himpunan Pskologi Indonsia).

“Keterlibatan organisasi profesi ini untuk memberikan hasil pemeriksaan yang independen, professional, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai profesi masing-masing,” tegas orang nomor satu di RSUP Dr. Sardjito itu.

Dikatakan, hasil pemeriksaan nantinya akan diputuskan bersama dalam rapat pleno dari tim medis, dengan jumlah tim sebanyak 36 ahli di bidang masing-masing, tanggal 11 September 2020. Seluruh hasil pemeriksaan akan disampaikan ke KPU secara konfidensial atau rahasia. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here