Home News RS Bethesda Gelar Seminar Anemia Nutrisi dan Hb-Pathy

RS Bethesda Gelar Seminar Anemia Nutrisi dan Hb-Pathy

990
0
Seminar Anemia Nutrisi dan Hb Parthy di RS Bethesda Yogyakarta, Sabtu (29/6/2019). Foto : Istimewa
Seminar Anemia Nutrisi dan Hb Parthy di RS Bethesda Yogyakarta, Sabtu (29/6/2019). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM — RS Bethesda Yogyakarta menggelar seminar tentang anemia nutrisi dan Hb-Parthy di Auditorium RS Bethesda Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta, Sabtu (29/6/2019) pukul 07.00 – 13.00 WIB.

Seminar akan menampilkan 4 pembicara yakni Dr dr Srimulatsih MPH Sp.A (K) yang membahas tentang Diagnosis dan Tatalaksana Thalassemia menuju Kualitas hidup yang lebih baik, dr Devie Kristiani M.Sc.,Sp.A (K) tentang Skrining dan Tatalaksana Anemia pada anak dalam praktek sehari -hari, dr Yulius Candra Sp BA membahas tentang Kapan Splenektomi diperlukan pada pasien Thalassemia dan Heri Widiarso S.Kep Ns MNur tentang Peran Perawat dalam penanganan pasien Thalassemia & Pengawasan tindakan Tranfusi darah.

Susilowati K dari Humas RS Bethesda Yogyakarta dalam rilis yang dikirim ke Redaksi Bernasnews.com, Kamis (27/6/2019) mengatakan, seminar terbuka bagi para dokter dan perawat. Untuk dokter umum, biaya pendaftaran Rp 100.000 dan perawat Rp 50.000.

Mengutip artikel IDAI tahun 2013, Susilowati mengatakan bahwa kekurangan zat besi sangat mempengaruhi fungsi kognitif, tingkah laku dan pertumbuhan seseorang bayi. Zat besi juga merupakan sumber energi bagi otot sehingga mempengaruhi ketahanan fisik dan kemampuan bekerja terutama pada remaja.

Bila kekurangan zat besi terjadi pada masa kehamilan maka akan meningkatkan risiko petinatal serta mortalitas bayi. Penyebab anemia lain pada anak Indonesia yang perlu dikenali sejak dini ialah thalassemia. “Thalassemia merupakan salah satu penyakit genetik terbanyak di dunia yang ditandai oleh gangguan produksi rantai globin tertentu,” kata Susilowati.

Berdasarkan hal tersebut di atas maka tenaga kesehatan perlu memahami masalah anemia penyebab dan cara pencegahannya sehingga bayi, anak dan remaja tidak mengalami gangguan pertumbuhan serta perkembannya. “Untuk mengetahui lebih mendalam silahkan mengikuti seminar ini,” ajak Susilowati. (*/nuning)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here