Home News Roy Suryo: Pengait Katrol di Crane Wisata “Ngopi in The Sky” Rawan...

Roy Suryo: Pengait Katrol di Crane Wisata “Ngopi in The Sky” Rawan Putus

95
0
Wisata Ngopi in The Sky di Gunungkidul. Foto: tangkapan layar video di [email protected]

BERNASNEWS.COM – Pakar telematika yang jug pegiat media sosial Roy Suryo kembali mengingatkan bahwa wisata Ngopi in The Sky yang hanya menggunakan crane barang sangat berbahaya. Sebab, Telescopic-Boom Crane tidak untuk “menggantung” lama.

Ada 3 hal yang mendasari Roy Suryo khawatir wisata Ngopi in The Sky berbahaya, yakni pertama Telescopic-Boom Crane tidak untuk “menggantung” lama. Dan kalau macet bagaimana evakuasinya di atas?

Kedua, pengait di katrol rawan putus. Dan ketiga, kursi yang dipakai bukan untuk wahana seperti itu (itu kursi racing untuk balap).

Sekali lagi, “Ngopi in The Sky” yg hanya pakai CRANE BARANG ini BERBAHAYA : 1. Telescopic-Boom Crane tdk utk “menggantung” lama, kalau Macet Evakuasinya bgmn diatas? 2. Pengait di Katrol Rawan Putus 3. Kursi yg dipakai bukan utk Wahana spt itu (Itu Kursi Racing utk Balap). AMBYAR,” cuit Roy Suryo di akun twitternya yang juga dikirimkan kepada Bernasnews.com pada Rabu, 5 Januari 2022.

Sehari sebelumnya, di akun twitter yang sama Roy Suryo mengaku bahwa sebagai warga DIY ia menilai wisata baru bertajuk Ngopi in The Sky di Teras Kaca Pantai Nguluran, Kelurahan Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul tersebut berbahaya.

(Baca juga: Dinilai Berbahaya, Warganet Soroti Wisata “Ngopi in The Sky”)

Sebab, menurut Roy Suryo, crane barang bukan untuk mengangkat orang-orang awam, apalagi wisata meski dengan double slink.

Maaf, sbg Warga DIY saya menilai Wisata baru berjudul “Ngopi in The Sky” yg berada di Teras Kaca Pantai Nguluran, Kel Girikarto, Kec Panggang, Kab Gunung Kidul ini BERBAHAYA. Crane Barang BUKAN peruntukkan utk Mengangkat Orang2 Awam, apalagi Wisata (meski dgn Double Slink) AMBYAR,” cuit Roy Suryo pada Selasa 4 Januari 2022.

Kekhawatiran Roy Suryo juga dirasaikan warganet lainnya. Djadi Barri di akun @BarriSoedjadi mengatakan bahwa benar dan beresiko besar bila selang hidrolic bocor, pompa hidrolic tiba-tiba macet atau seal silinder hidrolic lemah.

(Baca juga: Roy Suryo: Wisata “Ngopi in The Sky” Berbahaya)

Sementara Indonesia Adil di akun @IndonesiaAdil2 mengingatkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang membidangi pariwisata dapat menyampaikan sikap dan pandangannya terhadap whana ‘Ngopi in the Sky’ yang membahayakan para wisatawan. Sebab alat yang digunakan itu untuk angkut barang, bukan untuk manusia, sehingga dipastikan tidak memenuhi standar keselamatan.

Kementerian @Kemenparekraf yang membidangi Pariwisata dapat menyampaikan Sikap dan Pandangannya thd Wahana ‘Ngopi in the Sky’ yang membahayakan para Wisatawan. Alat tsb untuk angkut Barang, bukan untuk Manusia, dipastikan tidak memenuhi Standar Keselamatan. Cc. Bang @sandiuno,” tulis Indonesia Adil di kolom komentar.

(lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here