Home News Romo Sindhunata Pimpin Misa Pemberkatan Jenasah Jakob Oetama

Romo Sindhunata Pimpin Misa Pemberkatan Jenasah Jakob Oetama

578
0
Romo Sindhunata SJ memimpin misa pemberkatan jenasah Pendiri Kelompok Kompas Gramedia yang juga Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama di Gedung Kompas-Gramedi Palmerah Selatan Jakarta, Kamis (10/9/2020) mulai pukul 09.00 WIB. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com/repro KompasTV

BERNASNEWS.COM –Romo Sindhunata SJ memimpin misa pemberkatan jenasah Pendiri Kelompok Kompas Gramedia yang juga Pemimpin Umu Harian Kompas Jakob Oetama di Gedung Kompas-Gramedi Palmerah Selatan Jakarta, Kamis (10/9/2020) mulai pukul 09.00 WIB.

Misa yang dibatasi hanya boleh diikuti 60 orang, termasuk 30 anggota keluarga itu, berlangsung tenang dan damai. Setelah misa, jenasah diserahkan oleh keluarga yang diwakili putra Jokob Oetama, Irvan Oetam, menyerahkan jenasah almarhum kepada pemerintah/negara yang diterima/diwakil Ketua MPR Bambang Soesatyo untuk selanjutnya dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Indonesia Kalibata.

Romo Sindhunata SJ (kiri) memimpin misa pemberkatan jenasah Pendiri Kelompok Kompas Gramedia yang juga Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama di Gedung Kompas-Gramedia Palmerah Selatan Jakarta, Kamis (10/9/2020) mulai pukul 09.00 WIB. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com/repro KompasTV

Semnatara upacara pemakaman dipimpin Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, HM Jusuf Kalla (JK) mewakili pemerintah.

Romo Sindhunata yang merupakan wartawan Kompas tahun 1977-2012 dan Pemimpin Redaksi Majalan BASIS dalam kotbahnya mengatakan, almarhum Jakob Oetama adalah sosok yang mendarmabaktikan hidupnya untuk kemanusiian dan bangsa Indonesia.

Dalam tulisannya di Harian Kompas, Kamis (10/9/2020), Romo Sindhu menggambarkan Jakob Oetama sebagai sosok yang humanis, sederhana. Dan jiwa kesederhanaan Pak Jakob membuat ia mudah berempati terhadap papa dan miskin. Maka tak heran apabila jurnalismenya juga bersemboyan “menghibur yang papa dan menegur yang kaya.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (kanan) bersama Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof Dr Muhajir Effendy MAP (kedua dari kanan), Menteri Kominfo Johnny G Plate (kedua dari kiri) saat melayat jenasah Pendiri Kelompok Kompas Gramedia di Gedung Kompas-Gramedia Palmerah Selatan Jakarta, Kamis (10/9/2020) mulai pukul 09.00 WIB. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com/repro KompasTV

“Pak Jakob merupakan pribadi yang amat sederhana. Sehari-hari pakaiannya selalu sama, kemeja lengan panjang keabu-abuan dan celana hitam semu abu-abu,” tulis Romo Sindhu.

Sementara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla dalam sambutannya saat menjadi inspektur upacara militer pada acara pemakaman Jakob Oetama di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Kamis (10/9/2020), mengatakan, atas nama, negara, bangsa dan Tentara Nasional Republik Indonesia dengan ini ia mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa, raga dan jasa-jasa almarhum Doktor HC Jakob Oetama.

“Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya bisa menjadi suri teladan bagi kita semua. Dan arwahnya mendapat tempat yang semestinya di alam baka,” ujar Jusuf Kalla.

Seperti diberitakan, pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama (88), meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (9/9/2020). Jakob wafat karena mengalami gangguan multiorgan. Usia sepuh kemudian memperparah kondisi Jakob hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Dokter Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Felix Prabowo Salim, mengatakan, kondisi awal Jakob Oetama saat masuk rumah sakit sudah mengalami gangguan multiorgan. “Selama perawatan sempat sebenarnya naik turun, di mana selama perawatan hampir lebih dari dua minggu sempat perbaikan dan terjadi penurunan, hanya pada saat-saat terakhir karena faktor usia dan kondisi semakin memburuk, akhirnya beliau meninggal,” ujar Felix. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here