Home News Ritual Tawur Kesanga Hari Suci Nyepi Tetap Dilaksanakan di Candi Prambanan

Ritual Tawur Kesanga Hari Suci Nyepi Tetap Dilaksanakan di Candi Prambanan

440
0
Foto Candi Prambanan. (Repro: JogjaVisiting.Com)

BERNASNEWS.COM — Pelaksanaan ritual Tawur Kesanga dalam rangka pelaksanaan Hari Suci Nyepi tetap dilaksanakan, Selasa (24/3/2020), di Candi Prambanan, Jawa Tengah. Dalam pelaksanaan ritual ini cukup hanya melibatkan Manggala Upacara, Pinandita, Sarati Banten, dan panitia yang ditunjuk. Demikian disampaikan oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Klaten, Ir. I Gusti Gde Hendrata Wisnu, MMR dalam rilis yang dikirim ke Bernasnews.com, Senin (23/3/2020).

“Sehingga umat Hindu di Klaten tidak perlu menghadiri ritual di Candi Prambanan. Tirtha Caru dari Candi Prambanan dapat dimintakan kepada PHDI Kecamatan di wilayah masing-masing,” terang Hendrata Wisnu.

Apabila di wilayah (kelompok pura/ persembahyangan) akan melaksanakan upacara meracu dan persembahyangan Hari Suci Nyepi, Hendrata Wisnu, mengimbau agar memperhatikan beberapa hal, diantaranya yaitu, cuku melibatkan Manggala Upacara, Pinandita, Srati Banten, dan Panitia setempat, serta meminimalisir jumlah umat bila ada yang ingin mengikuti.

“Bagi umat yang tidak bisa mengikuti kegiatan bersama agar tetap bersembahyang di rumah masing-masing. Pelaksanaan upacara dan upakara disesuaikan dengan desa, kala, patra. Tetap berkoordinasi serta menjunjung kebijakan daerah setempat selaku guru wisesa,” kata Hendrata.

Dalam setiap kegiatan ritual wajib menerapkan protokol pencegahan virus corona (Covid-19) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang telah ditentukan pemerintah. Lanjut Hendrata, bagi umat yang sedang sakit, demam, anak-anak, tidak perlu mengikuti kegiatan ritual bersama, cukup bersembahyang di rumah msing-masing.

“Dan dalam melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan Hari Suci Nyepi, umat Hindu dimohon untuk mendoakan keselamatan masyarakat, bangsa, dan Negara,”pungkasnya.

Sementara itu, hasil rapat antara PHDI Kabupaten Klaten dengan PT. Taman Wisata Candi (TWC) dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BCPB) telah ada beberapa kesepakatan, khususnya berkaitan dengan protocol kesehatan terkait Covid-19. Juga pembatasan peserta ritual hanya 60 orang lengkap dengan ID Card dari panitia. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here