Tuesday, May 24, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeEkonomiRidwan Kamil: Pemda Perlu Cari Cara agar Minyak Goreng Selalu Tersedia dengan...

Ridwan Kamil: Pemda Perlu Cari Cara agar Minyak Goreng Selalu Tersedia dengan Harga Terjangkau

bernasnews.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan meski produksi dan distribusi minyak goreng merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun jika ada masalah di lapangan, bagaimana pun pemerintah daerah juga terus mencari cara agar kebutuhan pokok ini selalu tersedia dan harganya selalu terjangkau.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan operasi pasar. “Operasi pasar adalah salah satu caran yang terus dilakukan Pemprov Jabar. Saya perintahkan Kadis Indag untuk fokus di bulan-bulan ini berkeliling melakukan operasi pasar di 27 kota/kabupaten. Namun, operasi pasar tidak didesain untuk selamanya, karena dibatasi oleh stok yang terbatas juga,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil dikutip bernasnews.com dari akun instagramnya.

Operasi pasar minyak goreng di Kabupten Bekasi, Rabu 16 Maret 2022. Foto: [email protected]

Menurut Kang Emil-sapaan akrab Ridwan Kamil-masalah minyak goreng menjadi sebuah fenomena yang membuat prihatin. Walau produksi dan distribusinya adalah kewenangan pusat, namun jika ada masalah di lapangan, bagaimana pun pemerintah daerah juga terus mencari cara agar kebutuhan pokok ini selalu tersedia dan selalu terjangkau harganya.

“Semoga Pemerintah Pusat bisa menemukan solusi yang konkrit dan berkelanjutan secepatnya. Tidak hanya dari sisi suplai tapi juga manajemen distribusinya,” kata Kang Emil.

Sementara itu, pemerintah pusat memastikan distribusi minyak goreng di pasaran berjalan baik. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas bersama PresidenJoko Widodo di Kantor Presiden Jakarta pada Selasa 15 Maret 2022. Dalam rapat tersebut pemerintah memutuskan untuk memberi subsidi minyak goreng curah sebesar Rp 14.000 per liter.

Operasi pasar minyak goreng di Kabupten Bekasi, Rabu 16 Maret 2022. Foto: [email protected]

Menurut Airlangga Hartarto, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah memperhatikan kenaikan harga komoditas minyak nabati, termasuk minyak kelapa sawit secara global. Sedangkan harga minyak kelapa sawit dalam kemasan lain, menurut Airlangga, akan menyesuaikan terhadap nilai keekonomian.

Menko Perekonomian pun berharap penyesuaian nilai tersebut akan berdampak pada ketersediaan minyak kelapa sawit baik di pasar modern maupun pasar tradisional.

Sementara itu, jajaran kepolisian telah melakukan pengecekan secara langsung untuk mengetahui perkembangan harga minyak di lapangan. Kapolri menyatakan kesiapan seluruh jajarannya untuk terus mengawal ketersediaan dan distribusi minyak goreng di lapangan berjalan dengan baik. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments