Home News Ribuan Wisatawan Memadati Obyek Wisata dan Tempat Kuliner di Jawa Tengah

Ribuan Wisatawan Memadati Obyek Wisata dan Tempat Kuliner di Jawa Tengah

179
0
Sejumlah rumah makan/kafe di sepanjang jalan dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah hingga Magetan, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021), dipadati ribuan pengunjung. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 sejak Maret 2020, obyek wisata dan tempat-tempat kuliner seperti rumah makan, tempat penginapan/hotel, kafe dan pusat oleh-oleh di Provinsi Jawa Tengah dipadati ribuan wisatawan sejak Sabtu (18/9/2021) hingga Minggu (19/9/2021) kemarin.

Setidaknya hal ini terlihat di sejumlah obyek wisata dan tempat kuliner di sepanjang jalan mulai dari Sragen hingga Karanganyar dan dari Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah hingga perbatasan Magetan, Jawa Timur, sejak Sabtu (18/9/2021) hingga Minggu (19/9/2021) kemarin.

Sejumlah rumah makan/kafe di sepanjang jalan dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah hingga Magetan, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021), dipadati ribuan pengunjung. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Di sepanjang jalan di wilayah tersebut, para wisatawan memadati obyek-obyek wisata, tempat kuliner maupun tempat penginapan. Bahkan hotel-hotel di Tawangmangu, Karanganyar, sejak hari Sabtu (18/9/2021) penuh sehingga terpaksa menolak sejumlah tamu karena kehabisan kamar.

(Baca juga: Pada Akhir Pekan dan Hari Libur, Hotel-hotel di Tawangmangu dan Candi Ceto Penuh)

“Saya punya hotel langganan di Tawangmangu, Karanganyar penuh sehingga saya nginap di sini. Semua hotel atau tempat penginapan di Tawangmangu penuh, sehingga saya pindah menginap di sini,” kata seorang ibu asal Wonogiri, Jawa Tengah saat ditemui Bernasnews.com di De Villa Ceto dekat Candi Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (18/9/2021).

Sejumlah rumah makan/kafe di sepanjang jalan dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah hingga Magetan, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021), dipadati ribuan pengunjung. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Dari pengamatan Bernasnews.com di sepanjang perjalanan sejak dari Kabupaten hingga Candi Ceto, Kabupaten Karanganyar, kemudian dari Candi Ceto hingga Tawangmangu sampai perbatasan Kabupaten Magetan, Jawa Tengah, sejak Sabtu hingga Minggu (19/9/2021), semua obyek wisata dan tempat kuliner maupun pusat oleh-oleh dipadati ribuan pengunjung. Demikian pula dari perbatasan Magetan hingga Sarangan sampai Ngawi bagian barat juga dipenuhi wisatawan.

Mereka seolah melampiaskan rasa “dendam” setelah lama “terkurung” karena adanya kebijakan PSBB yang kemudian dilnjutkn dengan kebijakan PPKM sejak 3 Juli 2021 bahkan sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, Maret 2021. Suasana kepadatan wisatawan tampak jelas sejak dari Candi Ceto menuju Tawangmangu dan dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah hingga perbatasan Magetan, Jawa Timur, kemudian dari Sarangan, Magetan hingga Ngawi.

Suasana tempat wisata kuliner di sepanjang jalan dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah hingga Magetan, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Di Tawamangu, ribuan wisatawan memadati wisata alam untuk menikmati grojogan sewu. Kedatangan ribuan wisatawan ini menggairahkan tempat-tempat kuliner dan oleh-oleh. Seperti terlihat di Warung Makan Bu Ugi dengan menu khas sop buntut dan sop iga dengan citarasa yang luar biasa enak dan lezat.

“Ini rumah makan yang sangat terkenal di Tawangmangu. Meski tempatnya sederhana, namun selalu dipadati pengunjung karena sop buntut dan sop iga sapi yang sangat enak. Para pengunjung datang dari berbagai daerah,” kata Budi saat menikmati makan siang di RM Bu Ugi Tawangmangu yang terletak di tepi jalan menuju arah Magetan, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021).

Sejumlah rumah makan/kafe di sepanjang jalan dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah hingga Magetan, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021), dipadati ribuan pengunjung. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Dari pengamatan Bernasnews.com, ratusan orang datang silih berganti datang ke RM Bu Ugi yang terletak setelah obyek wisata Tawangmangu menuju arah Magetan.

Kepadatan yang sama juga terlihat di hampir semua tempat kuliner sejak dari Tawangmangu hingga perbatasan Magetan. Di sisi kiri dan kanan sepanjang jalan hingga tugu perbatasan Karanganyar-Magetan, puluhan bahkan ratusan rumah makan dan kafe yang dibangun dengan nuansa kekinian dipadati pengunjung. Dari Tawangmangu hingga Magetan ada sejumlah obyek wisata terkenal seperti Cemara Kandang, The Lawu Park, Jurassic Park dan sejumlah obyek wisata alam lainnya dengan udara yang sejuk.

Pemandangan hijau lahan pertanian di perbukitan yang ditanami aneka tanaman di sepanjang jalan dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah hingga Magetan, Jawa Timur, Minggu (19/9/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Mereka tidak hanya menikmati kuliner, tapi juga pemandangan indah lahan pertanian yang ditanami aneka tanaman di sisi kiri kanan jalan.

“Ini Puncak-nya Jawa Tengah atau Kaliurang-nya Jogja. Tapi dibanding Puncak di Bogor, apalagi Kaliurang di DIY, Tamangmangu ke timur hingga tugu perbatasan Magetan, viewnya jauh lebih indah dengan udara yang sejuk,” kata Danang, warga Jogja, yang melakukan perjalanan dari Sragen kemudian menginap di De Villa Ceto, Karanganyar, Sabtu malam, lalu melanjutkan perjalanan dari Candi Ceto menuju Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah hingga Magetan, Sarangan, Ngawi, Jawa Timur untuk kembli ke Jogja, Minggu (19/9/2021).

Para wistawan menuju obyek wisata The Lwu Park di perbatasan Karanganyar, Jateng dan Mgetan, Jatim, Minggu (19/9/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Di sepanjang jalan yang dilalui semua tempat kuliner dan obyek wisata dipadati wisatawan. Hal ini terjadi menyusul turunnya status PPKM Jawa Tengah dari level 3 ke level 2 dimana obyek wisata dan tempat-tempat kuliner maupun pusat oleh-oleh diperbolehkan dibuka. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here